KLATEN – Babinsa Desa Pugeran Koramil 17/Karangdowo Kodim 0723/Klaten, Serka Jonowi menghadiri kegiatan Rembug Stunting dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting tingkat Desa Pugeran Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Pugeran Kecamatan Karangdowo Kabupaten Klaten. (3/9/2026)
Rembug Stunting menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan masyarakat sekaligus menyusun langkah strategis dalam mencegah dan menanggulangi stunting di tingkat desa.
Kegiatan dihadiri Pendamping Desa Tingkat Kecamatan Karangdowo Edy Nugraho yang mewakili Kecamatan Karangdowo, PLKB Kecamatan Karangdowo Sri Widiyanti, Bidan Desa Pugeran Etik yang mewakili Puskesmas Karangdowo, Kepala Desa Pugeran Sudarjo beserta perangkat desa, Ketua BPD Pugeran Turunsih beserta anggota, Ketua PKK Desa Pugeran Fajar, para Ketua RT dan RW se-Desa Pugeran, kader Posyandu, perwakilan remaja putri Desa Pugeran, serta Bhabinkamtibmas Desa Pugeran Polsek Karangdowo Bripka Azhari.
Dalam kegiatan tersebut, Bidan Desa Pugeran Etik memberikan paparan mengenai perkembangan kesehatan masyarakat serta pentingnya upaya pencegahan stunting sejak dini. Materi juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu, anak, pemenuhan gizi, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui layanan kesehatan dan Posyandu.
Sementara itu, PLKB Kecamatan Karangdowo Sri Widiyanti turut memberikan paparan terkait peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat dinilai penting agar program penanggulangan stunting dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.
Babinsa Desa Pugeran Serka Jonowi menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa siap mendukung program pemerintah desa dan instansi terkait dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan serta pencegahan stunting.
“Babinsa siap bersinergi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Edukasi dan kepedulian bersama menjadi bagian penting untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Serka Jonowi.
Rembug Stunting juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, masyarakat, dan unsur kewilayahan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan langkah pencegahan yang tepat berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Pugeran.
Selain itu, keterlibatan remaja putri dalam kegiatan menjadi bagian penting dari upaya pencegahan stunting sejak sebelum memasuki fase kehamilan. Edukasi kesehatan dan pemenuhan gizi sejak dini diharapkan dapat mendukung terbentuknya generasi yang sehat di masa mendatang.
Melalui Rembug Stunting Desa Pugeran Tahun Anggaran 2027, seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi dan kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah Kecamatan Karangdowo, khususnya Desa Pugeran.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar. Koramil 17/Karangdowo Kodim 0723/Klaten akan terus mendukung berbagai program pemerintah di wilayah, termasuk upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting melalui sinergi dengan pemerintah desa serta seluruh komponen masyarakat. (Red)












