Kata Babinsa Wonosari Saat Hadiri Rembug Stunting Desa Sekaran

Kata Babinsa Wonosari Saat Hadiri Rembug Stunting Desa Sekaran
Kata Babinsa Wonosari Saat Hadiri Rembug Stunting Desa Sekaran

KLATEN –  Serda Widopo Babinsa Desa Sekaran Koramil 22 Wonosari Kodim 0723 Klaten bersama Aipda Bagus Bhabinkamtibmas Polsek Wonosari menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Rembuk Stunting Desa Sekaran.

 

Kegiatan Musyawarah tersebut bertempat Di Gedung PKK Desa Sekaran Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten dalam rangka Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Desa (Untuk Penyusunan RKPDES) Tahun 2024. (1/8/2023)

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wonosari di Wakili oleh Widodo, Kepala Puskesmas Wonosari 1 drg. Mahdalena, Kepala Desa Sekaran Hery Tri Marjono ST, Ketua BPD Desa Sekaran Wasiman, Bidan Desa Sekaran Dian Fitri Amd Keb, Babinsa Desa Sekaran Serda Widopo, Bhabinkamtibmas Desa Sekaran Aipda Bagus, Ketua PKK Desa Sekaran Ny. Bayu Ari Nur Hidayati.

 

Turut hadir juga Kader Gizi Dan Sub Kesehatan Desa Sekaran Fitri Anjani, Pendamping Desa Kecamatan Wonosari Eka Suryana, Kader Pemberdayaan Manusia (KPM) Desa Sekaran Ayu Putri Anggreini, Ketua RW Se Desa Sekaran, Perwakilan Mahasiswa KKN UNS, Tomas Dan Toda Desa Sekaran.

 

Serda Widopo Babinsa Desa Sekaran dalam sambutannya memberikan pengetahuan tentang tata cara pola hidup sehat, memberikan pengetahuan tentang asupan gizi bagi keluarga dan balita agar dapat terwujud keluarga yang sehat juga bebas dari stunting

.

Babinsa juga mengungkapkan bahwa Stunting bukan pengaruh dari faktor ekonomi saja, tetapi stunting bisa timbul karena salah pola hidup dan faktor keturunan.

 

“Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya,” ungkap Serda Widopo.

 

Dalam Kegiatan tersebut selaku Babinsa akan mendukung Program Pemerintah dalam pencegahan Stunting di wilayah dengan melaksanakan pendampingan aparat terkait dalam penanganan stunting.

 

“Diperlukan upaya mengatasi stunting, dengan saling koordinasi dan sinergitas antara aparat terkait guna menjamin kecukupan gizi ibu hamil dan tumbuh kembang anak diwilayah binaan,” ujar Babinsa.

 

“Semoga dengan kegiatan rapat rembug Stunting ini juga dapat menurunkan angka Stunting,” pungkasnya. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *