Babinsa Koramil Kota Klaten Dampingi Fogging Cegah Demam Berdarah

Babinsa Koramil Kota Klaten Damping Fogging Cegah Demam Berdarah Di Lingkungan SD Muhammadiyah Tonggalan Klaten
Babinsa Koramil Kota Klaten Damping Fogging Cegah Demam Berdarah Di Lingkungan SD Muhammadiyah Tonggalan Klaten

KLATEN – Mengantisipasi timbulnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0723 Klaten Serka Purwanto dan Koptu Fuad melaksanakan pendampingan kegiatan Fogging bersama Puskesmas Klaten Tengah dan Kelurahan Tonggalan di area Sekolah Dasar Muhammadiyah Tonggalan Klaten dan lingkungan sekitarnya, Selasa (23/05/2023)

Fogging atau pengasapan adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan menggunakan mesin yang dapat mengeluarkan asap berisi insektisida. Insektisida inilah yang kemudian akan bekerja membunuh nyamuk dewasa yang menyebarkan penyakit DBD.

Serka Purwanto mengatakan bahwa penyemprotan atau Fogging itu dalam rangka mencegah dan membasmi nyamuk Demam Berdarah (DBD).

“Fogging ini bertujuan mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk demam berdarah,” ujar Serka Purwanto.

Babinsa menambahkan bahwa, selaku menjaga wilayah teritorialnya, pendampingan yang diberikan tersebut merupakan bentuk keikutsertaannya membantu Pemerintah dalam penanganan penyakit khususnya di wilayah binaannya seperti pencegahan demam berdarah.

Pada kesempatan tersebut Babinsa Serka Purwanto juga mengajak para dewan guru agar lebih peduli terhadap lingkungan terutama kepedulian untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk.

“Kepada para guru agar menekankan kepada siswa selalu menjaga kebersihan, salah satu caranya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah” ujar Serka Purwanto.

Menurutnya, Siswa dapat belajar dan berperan serta dalam penanggulangan demam berdarah dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. Sebab, barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah.

“Tindakan untuk antisipasi penyebaran DBD dapat dilakukan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk melalui bersih-bersih lingkungan dan pemberian abate di bak air maupun tempat penampungan air lainnya,” pungkas Serka Purwanto. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *