Kodim Klaten – Istri TNI Klaten Terima Ceramah PSV (Perempuan Sadar Vagina)Dari dr Inge Satyo Ariyanto Founder PSV
Guna mempererat jalinan silaturahmi dan kebersamaan serta meningkatkan derajat kesehatan istri prajurit, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIV Kodim 0723 Klaten terima penyuluhan kesehatan dengan Tema “ Perempuan Sadar Vagina “ dari dr. Inge Satyo Ariyanto Founder PSV dan Bagus Setiawan, M.Si., Apt. Co Founder PSV di Aula Kodim 0723/Klaten.(01/04/19)
Ny. Evi Eko Setyawan selaku Ketua Persit KCK Cabang XLIV menyampaikan kunci kebahagiaan bahtera rumah tangga tidak selalu ditentukan banyaknya uang, rumah megah dan mobil mewah, namun kebahagiaan rumah tangga yang sejati hakekatnya ditentukan tiga aspek yakni sehat jasmaninya, cukup sandang, papan dan pangannya serta terpenuhi kebutuhan rohaninya.
“apalah artinya rumah megah, kekuasaan yang tinggi, uang yang banyak tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita atau keluarga kita sakit-sakitan atau mengidap suatu penyakit, sehingga suami tidak betah di rumah, karena tidak adanya kepuasan lahir batinnya dalam jalinan cinta kasih antara suami istri. tentu semua fasilitas yang berlimpah tersebut tidak ada artinya,” ungkap Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim 0723/Klaten.
Sementara itu, Founder PSV dr. Inge Satyo Ariyanto menyampaikan, secara umum, kesehatan reproduksi wanita tidak cuma ditentukan oleh kondisi fisik yang bebas penyakit, melainkan bagaimana seseorang mampu memiliki organ dan kehidupan seksual yang normal. Tidak dapat diingkari, di sanalah tempat vagina, leher rahim, ovarium, hingga saluran tuba yang berfungsi penting dalam proses pertumbuhan embrio.
“Jagalah kebersihan organ reproduksi Anda, dengan membersihkannya setelah buang air kecil atau besar; mengganti celana dalam minimal dua kali sehari; hingga menggunakan panty liner saat keputihan. Adapun tingkatkan lagi kebersihan, terutama ketika siklus menstruasi berlangsung. Selain itu, sering mengganti pembalut untuk memastikan area vagina bersih dan steril dari bakteri,” ungkapnya.
Founder PSV, menekankan kepada yang hadir untuk menjadi agen PSV diantaranya dengan memulai dari diri sendiri dan menularkannya kepada teman, kerabat dan lingkungan sekitar dari hal kecil seperti setiap keluar dari rumah dengan membawa perlengkapan khusus wanita berisi tisu toilet dan CD.
Begitu pula kepada anak-anak perempuan kita, untuk dapat menjadi agen PSV dengan membekali mereka tisu toilet (tisu basah bayi) dan CD di tasnya ketika kesekolah. Dengan semakin banyaknya agen-agen PSV, diharapkan semoga penyakit-penyakit yang berkaitan dengan organ kewanitaan dapat dicegah.(Pendim 0723/Klaten)















