Anggota Koramil 22 Wonosari kodim 0723 Klaten melaksanakan upsus pertanian dengan melakukan geropyokan tikus didesa Sekaran kecamatan Wonosari kabupaten Klaten
Gropyokan tikus dilaksanakan berkat kerjasama antara anggota Koramil 22 Wonosari bersama PPL Wonosari,pemdes DS.sekaran dan Pok Tani serta petani ds.sekaran,yang hadir sekitar 60 orang
Adapun alat yang digunakan dalam kegiatan geropyokan mengunakan cangkul,sabit,tongkat kayu,alat asap,jaring,karung.Hama tikus, merupakan ancaman klasik bagi tanaman padi para petani. Tak tanggung, hama tikus sawah ini mampu meluluh lantakkan area persawahan padi yang siap panen.
Menghadapi Pada masa tanam ini para petani harus mewaspadai serangan hama tikus sawah khususnya di wilayah Desa Sekaran Kecamatan wonosari Klaten. Kegiatan gropyokan tikus ini Diharapkan dapat mengurangi hama tikus sawah dan juga menjadikan areal sawah padi ini mampu menghasilkan panen padi yang maksimal.sertu paji Babinsa desa sekaran mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan. Hal ini merupakan wujud pendampingan TNI kepada para petani dalam menciptakan Ketahanan Pangan.
Meski menggunakan peralatan seadanya, kami bersama PPL dan para petani padi dapat memaksimalkan hasil tangkapan hama tikus ini. Dengan kerjasama dan komunikasi yang intens ini, semoga dapat menjadikan suntikan semangat bagi para petani demi meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kecamatan wonosari
Sementara itu Nardi (47) petani yang ikut gropyokan ini mengatakan bahwa upaya perang terhadap hama tikus sawah ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan hasil panen kami.
Dengan adanya pendampingan dari TNI, dan petugas PPL secara berkelanjutan optimis akan mendapatkan hasil panen terbaik tahun ini. Sebagai buktinya dalam gropyokan sawah yang dilaksanakan di ds.sekaran berhasil menangkap sekitar 150 ekor tikus walaupun dengan peralatan seadanya.Pendim 0723/Klaten











