Klaten. Kapten inf.srimin Danramil 22 wonosari dan serda wahyu babinsa ds.jelobo Dim 0723 klaten melaksanakan komsos menghadiri undangan di gedung balai ds.jelobo kec.wonosari klaten. Kegiatan tersebut dalam rangka Verifikasi ODF(stop buang air sembarangan)
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut Plh camat wonosari( joko margono HS S.stp.M.si.),Danramil 22 wns( kapten Inf srimin),kapolsek wns(diwakili bripka sigid),team verifikasi ODF kab.klaten,perangkat ds.jelobo,ibu2 kader PKK ds.jelobo,bidan ds. Sewilayah kec.wonosari, jumlah yang hadir sekitar 110 orang
Inti kegiatan Tentang verifikasi ODF dari team dinkes kab.klaten verifikasi odf diwilayah ds.sukorejo kec.wonosari klaten Bahwa wilayah Kecamatan wonosari terdiri dari 18 Desa baru 3 desa yang bebas odf, sementara 15 desa masih ada yang odf. Dalam kesempatan tersebut team verifikasi ODF kab.klaten Ibu dwi rahayu mengatakan tentang perilaku buang air besar sembarangan, masyarakat tidak boleh buang air sembarangan, karena efeknya bisa menjadi sumber barbagai penyakit. Untuk itu harus digerakkan Stop Buang Air Besar Sembarangan. “Stop buang air besar sembarangan ini sebenarnya untuk menciptakan supaya masyarakat hidup sehat,”katanya. Upaya yang dilakukan, selain penyuluhan penyadaran perilaku buang air besar sembarangan, juga mengupayaan pengadaan jamban. Dikatakan, seharusnya tiap rumah memiliki jamban, namun jika dalam suatu tempat belum memungkinkan, maka bisa membuat jamban umum.
Setelah sambutan dilanjutkan pemeriksaan dan pendataan kerumah rumah warga yg belum punya jamban sehat. Dari hasil team verifiksasi Odf dinkes kab.klaten bahwa ds.jelobo dinyatakan lulus,menjadi desa yang bebas ODF.Pendim 0723/Klaten













