Danramil 20 Cawas dan Jajaran Muspika hadiri pembukaan Lomba Gejok Lesung meriahkan HUT RI Ke 73 dan melestarikan Kesenian tradisional

Klaten -Dalam rangka  memeriahkan HUT RI ke 73  dan untuk melestarikan kesenian  tradisional  Danramil 20 Cawas Kapten Inf Ghofar Afrozi bersama jajaran Muspika Cawas hadiri pembukaan lomba gejok lesung di Dukuh Bolorejo Desa Baran Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten.

Kegiatan lomba gejok lesung di ikuti 40 peserta dari wilayah kecamatan cawas dan di luar wilayah kecamatan Cawas,  acara  di selenggarakan dari tanggal 2 Agustus sampai dengan tanggal 9 Agustus 2018,  lomba gejok lesung yang di adakan tidak kalah dengan acara tingkat kabupaten yang di adakan di lapangan barepan  mulai dari penampilan para peserta hingga para pendukung kelompok dari masing-masing peserta.

Satu persatu kelompok kesenian gejok lesung  menampilkan kebolehanya dalam lomba gejok lesung, setiap kelompok memiliki cara unik  dalam penampilanya, mulai dari cara berpakaian dan tata rias hingga mengubah lirik lagu dengan versi musik berbeda.

Kemeriahan lomba  sudah terasa semenjak kelompok pertama mulai tampil, alunan musik gejog lesung semakin energik saat dipadu dengan alat musik pukul lainnya yang dimainkan Pemukul lesung dan para penari semakin bersemangat, dan mampu menghipnotis para penonton hingga tak beranjak dari tempatnya.

Udara dingin yang menusuk tulang tak mempengaruhi animo para penonton untuk meninggalkan lokasi lomba, bahkan semakin merapat mendekati depan panggung mulai orang tua, dewasa hingga anak-anak.

Danramil 20 Cawas Kapten Inf Ghofar Afrozi mengapresiasi kegiatan  lomba gejok lesung ini selain bisa menghibur masyarakat umum juga dilakukan untuk memeriahkan HUT RI Ke 73 juga untuk melestarikan kesenian tradisional agar generasi muda tak asing dengan budaya milik sendiri, Ungkapnya.

Sementara camat Cawas  Drs. Muh Nasir dalam sambutanya mengajak kepada masyarakat agar jangan sampai kita melupakan kesenian tradisional yang ada

” Di Klaten kita punya seni Gejok lesung dan Lurik jangan sampai di lupakan, lesung lesung yang ada jangan sampai di jual,” ajak camat Cawas

Dalam sambutanya yang di bacakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Klaten Bupati Klaten Sri Mulyani, mengapresiasi kegiatan lomba gejok lesung yang di adakan, Selain itu Ia juga meminta ada inovasi agar festival tak monoton.

“Jangan monoton konsepnya itu-itu saja. Saya harap semakin berinovasi. Kalau monoton nanti jenuh dan akhirnya punah, tidak bisa dilestarikan,” harapnya. Pendim 0723/Klaten


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *