Klaten – Dalam rangka mengantisipasi banjir dan memperlancar aliran sungai yang digunakan untuk irigasi, Pemerintah Desa Bawak melakukan normalisasi Sungai Kalijaran dengan melakukan peminjaman alat berat ( Ekskavator ) dari Kodim 0723/ Klaten.
Pelaksanaan normalisasi aliran sungai kalijaran dimulai Kamis (23/8/2018) sepanjang 50 meter. karena terdapat penimbunan tanah dan lumpur yang menganggu kelancaran pembagian air ke sawah.
Kepala Desa Bawak, Ponidi menyampaikan bahwa tujuan utama normalisasi sungai adalah untuk memperlancar alur sungai karena banyak timbunan tanah dan lumpur, selain itu juga untuk irigasi area sawah yang merata dan juga untuk mencegah banjir.
“Pada musim kemarau seperti sekarang ini, Sunga Kalijaran banyak terdapat timbunan tanah dan lumpur, untuk itu kami berkoordinasi dengan Sertu Edi Suranto selaku Babinsa Bawak untuk meminjam Eksavator dari Kodim 0723/Klaten,” terang Ponidi.
Lebih lanjut, Ia berharap setelah sengai dikeruk, maka aliran irigasi akan lancar. dan apabila musim penghujan datang tidak akan banjir.
Warga desa Kalijaran setuju dan antusias dan mendukung normalisasi sungai tersebut karena sangat bermanfaat bagi kepentingan warga pada umumnya, serta untuk pertanian sawah karena sungai sungai kecil tersebut sebenarnya juga sumber air bagi petani.
Masyarakat Dukuh Kalijaran setempat juga sangat berterimakasih kepada Babinsa sertu Edi Suranto yang telah menjembatani dan berkoordinasi antara pemerintah Desa dengan Kodim serta Gapoktan/Poktan dalam normalisasi sungai.
Normalisasi sungai di bantu dengan alat berat Kodim 0723/Klaten guna memperlancar proses normalisasi, Babinsa Sertu Edi Suranto berharap kegiatan normalisasi berguna untuk masyarakat khususnya petani.
“Selain itu untuk mendukung sektor pertanian dalam pembagian air ke saluran irigasi, karena pada musim kemarau seperti saat ini di wilayah Desa Bawak sebagian menanam tanaman padi dan palawija mengandalkan air dari sungai ini, “jelas Sertu Edi Suranto.
“Tanaman akan kekurangan air dan akibatnya akan mati, diharapkan dengan normalisasi sungai ini dapat memperlancar pengairan diwilayahnya dan tanaman padi serta palawija dapat tumbuh subur sehingga apa yang menjadi harapan petani dan pemerintah dalam mensukseskan program swasemba pangan akan terwujud,” lanjutnya. Pendim 0723/Klaten















