Klaten, Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK ) adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan , pelatihan tersebut di berikan oleh pengurus OSIS lama kepada calon pengurus OSIS baru SMA Negeri 1 Ceper, Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari di ikuti oleh 222 siswa dan siswi SMA Negeri 1 Ceper. Hadir sebagai nara sumber Danramil 23/Ceper yang di wakili Serka Sugeng dan bersama 3 anggota menyajikan materi Wawasan Kebangsaan sebagai pembekalan dalam membentuk karater dasar kepemimpinan guna membentuk watak dan prilaku dasar yang di berikan bertujuan untuk menanamkan sikap di siplin siswa yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIS. Selasa ( 17-7-2018 )
Untuk mewujudkan hal itu, Koramil 23/Ceper menyajikan materi wawasan kebangsaan bagi siswa/siswi SMA Negeri 1 Ceper, yang di laksanakan di ruang belajar. Serka Sugeng menyampaikan tujuan materi wawasan kebangsaan untuk mewujudkan rasa nasionalisme, jiwa, korsa, rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan serta patriotisme terutama di kalangan dunia pendidikan khususnya bagi siswa/siswi SMA Negeri 1 Ceper.
Selain itu juga di bekali dengan pebinaan PBB ( Pendidikan Baris Berbaris ) kegiatan tersebut di laksanakan di halaman sekolah SMA Negeri 1 Ceper. Tujuan dari semua kegiatan tersebut adalah agar generasi muda penerus bangsa dapat mengetahui dan mengingat apa arti dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang selama ini telah menggambarkan bahwa Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam ragam suku, budaya, adat istiadat, agama dan kepercayaan.
Danramil 23/Ceper dalam sambutannya yang dibacakan oleh Serka Sugeng menekankan, dengan pemahaman wawasan kebangsaan, akan memancarkan kualitas dan ketangguhan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap eksistensi suatu negara. Semangat wawasan kebangsaan berdasarkan Pancasila sebagai ideologi dan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan pendorong dan motivasi dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan guna mempertahankan tegaknya NKRI, sekaligus sebagai manivestasi dari kesadaran bela negara.
Serka Sugeng menambahkan agar siswa/siswi mengikuti dengan serius acara pembekalan ini, agar dapat membentengi diri dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi. Sebagai remaja, jangan terjerumus dengan berbagai kenakalan akibat seringnya membaca dan melihat situs-sistus yang gampang ditiru, seperti pergaulan bebas, ugal-ugalan, narkoba dan melakukan tindakan kriminal lainnya yang disebabkan ketidak pemahaman akan wawasan kebangsaan yang berakibat membahayakan bangsa sendiri.Pendim 0723/Klaten















