Babinsa Ramil 10/Gantiwarno Pantau Sungai Dengkeng


Klaten (6/4/17). Babinsa Koramil 10/Gantiwarno Kodim 0723/Klaten Serka Dheny mengecek dan memantau perkembangan banjir sungai Jombor-Dengkeng bersama elemen masyarakat serta Relawan setempat.
Sementara, Komandan Kodim 0723/Klaten Letnan Kolonel Inf Bayu Jagad, SIP, menyampaikan bahwa Babinsa yang tanggap serta perduli terhadap lingkungannya pasti akan siap 1X24 Jam. Untuk terus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dandim yakin bahwa sinergitas Babinsa bersama masyarakat sudah sangat tinggi. Hal ini terlihat dari tingkat keperdulian mereka terhadap masyarakat para pengguna jalan Desa Kuala Ligan yang apabila area tersebut tidak ada yang menjaga dan mengawasi maka kemungkinan besar akan timbulnya korban.
Dandim 0723/Klaten berharap dalam mengantisipasi banjir tersebut Babinsa bersama instansi lain dan masyarakat harus terus mengikuti perkembangan dan sudah mempersiapkan segala upaya dan langkah – langkah dalam mengantisipasi banjir tersebut. Kondisi di lapangan tentang perkembangan situasi luapan sungai di Desa, Ngandong, Desa. Jabung dan Desa Gesikan, Kecamatan Gantiwarno. Babinsa bersama relawan telah mengantisipasi luapan dengan menggunakan karung berisi pasir.  Beberapa titik tempat mendapat predikat waspada saat memasuki musim penghujan. Hal itu lantaran meski  intensitas hujan tidak berlangsung lama, dengan mudah ditemukan genangan, bahkan banjir di aliran sungai Jombor-Dengkeng.  Saat ini, wilayah yang kerap diterjang banjir.

Kodim 0723/Klaten mempunyai cara jitu untuk mengatasi banjir agar cepat surut, yaitu dengan mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di setiap RT ataupun RW, bekerja siang dan malam untuk menangani ataupun mengantisipasi banjir. Karena memiliki tugas ganda, tidak heran masyarkat lebih banyak bersentuhan dengan tanggul sepanjang aliran sungai.

Babinsa Gantiwarno  merespons keluhan warga di aliran sungai Jombor-Dengkeng bergerak cepat terjun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan warga.
Pembersihkan sekeliling aliran sungai yang mampet, memotong pohon dan rumput yang mulai memanjang agar tidak menggangu aliran air sehingga lancar. Untuk antisipasi musim hujan itu, saya sampai malam memantau keadaan air sungai.


Setiap sepekan sekali Babinsa dan masyarakat tergabung dalam grup mendapat bagian untuk bersiaga dan selalu membawa alat-alat sesuai prosedur operasi standar (SOP), seperti cangkul, linggis, sapu, pengki, alat kebersihan, serta karung untuk memungut sampah.

Karena wilayah Ramil 10/Gantiwarno berdekatan dengan Sungai Jombor-Dengkeng, Babinsa bersiaga menghadapi banjir. Apalagi, daerah tersebut berada di bantaran Sungai Jombor-Dengkeng juga. Ketika sungai terbesar di hulu Gunung Merapi  sangat besar biasanya wilayah Gantiwarno mendapat banjir meluap di wilayah tersebut, berpotensi membuat rumah warga sekitar terendam. Untuk itu, kalau ada warga yang butuh pertolongan, Babinsa diharapkan hadir sesegera mungkin.

siaga ketika hujan besar terjadi dalam waktu cukup lama. Di sungai Dengkeng juga kita siagakan, kalau ada laporan dari warga. Itu tanggung jawab kita juga. Ya, kita harus siaga. Kalau ada laporan banjir, mau nggak mau kita langsung turun ke sana.

Pemeriksa semua zona di alliran sungai Dengkeng. Terutama saat musim hujan datang, selalu meningkatkan kinerjanya untuk memantau setiap harinya dan masalah teknis lainnya.

Memasuki musim hujan telah melakukan antisipasi. Kerena hanya tanggul di pinggir jalan sungai yang dibersihkan, sering juga diadakan karya bakti membersihkan tanggul yang berada di sekitar Gantiwarno. Hal itu dilakukan untuk menjamin seluruh saluran air berfungsi sempurna.
 
Babinsa juga melakukan pemantupan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan untuk diingatkan untuk membuanga sampah di tempatnya.  Dalam mengemban tugas sebagai Babinsa tidak begitu terbebani karena sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya, justru harus dapat menikmati pekerjaannya tersebut. Karena, dengan melakukan hal itu, merasa telah membantu masyarakat sekitarnya. Pendim 0723/Klaten

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *