Pencanangan Gerakan Nasional Pengurangan Risiko Bencana Kab. Klaten.


 

KLATEN – (13/11/2016) Kasdim 0723/Klaten menghadiri kegiatan Pencangan Gerakan Nasional Pengurangan Risiko Bencana di Stadion Trikkoyo Klaten oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei.

 
Sebelum meresmikan acara tersebut, Kepala BNPB meninjau stand pameran produk-produk lokal Klaten, kemudian Kepala BNPB dalam pidatonya memaparkan bahwa upaya penurunan resiko bencana melalui program pengurangan resiko bencana terus digalakan, gerakan sekolah sungai adalah salah satu upaya dalam rangka mewujudkan upaya pengurangan resiko bencana. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam gerakan sekolah sungai, karena BNPB mempunyai fokus pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat.  Dengan terciptanya jejaring atau komunikasi sebagai agen restorasi sebagai bagian dari pengkaderisasi dalam memperkuat dan mengembangkan gerakan pengurangan resiko bencana.
Dalam sambutannya Bupati Klaten Hj. Srti Hartini, S.E. dalam pencanganan gerakan nasional pengurangan resiko bencana tahun 2016 menyampaikan bahwa Kabupaten Klaten adalah daerah yang rawan bencana.  Bencana nasional meliputi gempa bumi tahun 2006, erupsi Merapi 2010, bencana banjir, angin puting peliung sampai tanah longsor kerap terjadi menghampiri warga masyarakan Klaten.
Dibutuhkan kesiap-siagaan dan bergerak dan terus berusaha menekan dan mengurangi semua potensi bencana semaksimal mungkin.  Pemahaman terhadap karakter bencana, tata cara bertindak saat bencana, memetakan potensi bencana dan langahkah anitsipasi berikut infrastruktur perlu disiapkan agar tumbuh sikap tangap bencana.  Perangkat itu melibatkan elemen organisasi akademis, SKPD, TNI/Polri, masyarakat, pelajar bahka para perempuan Klaten dalam gerakan di Klaten mengurangi resiko bencana.   Air yang melimpah di bumi Klaten adalah anugerah Tuhan.   Kami memiliki dan harapan agar nanti sungai-sungai di Klaten bisa diwujudkan menajdi sungai-sungai yang bersih dan indah.   Sungai bisa menjadi salah satu destinasi wisata, minimal memberikan alternative warga Klaten tidak jauh-jauh membelanjkan anggaran wisatanya ke luar darah, karena wisata air Klaten tidak kalah memiliki daya tarik.   
Masyarakat Klaten berharap kepada pemerintah pusat, Provinsi Jawa Tengan dan semua potensi pelaku usaha yang ada mau mendorong dan mewujudkan impian-impian besar warga Klaten.   Semoga usaha kecil warga Klaten ini entah esok bakal menjadi sejarah besar peradaban sungai di Indonesia.
Hadir pada kegiatan tersebut : Kepala BNPB Willem Rampangilei, Deputi bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BNPB, Direktur pengurangan risiko bencana BNPB, Direktur manajemen penanggulan bencana dan kebakaran kemendagri, Asisten Deputi pengurangan risik bencana – Kemenko PMK, Wakil Rektor UGM, Kepala BPBD Jateng
Kepala BBWS Seryu Opak, Kepala BBWS Bengawan Solo, Bupati Klaten, Wakil Bupati Klaten, Kepala sekolah sungai, Kapolres Klaten, Ketua PEngadilan negeri Klaten, Dandodiklatpur, Ketua DPRD Klaten, Kasdim 0723/Klaten, Para Danramil Kodim 0723/Klaten, Para Kapolsek  Klaten.
Pendim 0723/Klaten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *