Kejurda INKAI Danpomdam IV/Diponegoro Cup VII di Klaten.


 
Pada tanggal 7 Oktober 2016 Dandim 0723/Klaten Letnan Kolonel Inf Bayu Jagat S.I.P menghadiri Kejuaraan Daerah (Kejurda) Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Danpomdam IV/ Diponegoro Cup VII Tingkat Propinsi Jawa Tengah tahun 2016 yang selenggarakan di GOR (Gedung Olah Raga) Gelarsena Klaten.
Pada pembukaan acara Kejurda oleh Danpomdam IV/Diponegoro Kolonel Cpm Bambang Sumarsono yang menjabat juga sebagai Ketua Umum Pengprov INKAI Jawa Tengah berkenan membuka acara spektakuler tingkat Jateng ini.
Hadir pada kegiatan tersebut adalah : Bupati Klaten Hj. Sri Hartini SE, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Bayu Jagat SIP, Sekretaris Dinas Pendidikan Klaten H Sudirno SS MM, Danramil Jajaran Kodim 0723/Klaten, Ketua KONI Klaten H. Otto Saksono, Ketua PBSI Klaten Harjanto SE, Kepala UPTD Pendidikan Se-Kabupaten Klaten, dan tamu undangan lainnya.

Ketua panitia kejurda yaitu , Kapten ARM Suroto di sela-sela acara pembukaan menjelaskan, untuk tema kejuaraan ini adalah “Satu untuk semua, semua untuk satu, dengan bersatu kita menjadi besar dan kuat menuju prestasi”.   Tujuan kejurda untuk meningkatkan kompetensi bagi atlit-atlit potensial dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, serta mencari atlit-atlit potensial dan berprestasi sebagai wakil INKAI di tingkat yang lebih tinggi, ungkap Kapten Arm Suroto.
Untuk kepanitiaan kejuaraan bergengsi ini, Kapten Arm Suroto dibantu Bambang Sutadi sebagai wakil ketua panitia, dibantu Agus Winoto sebagai sekretaris panitia, bendaharanya Hesti Ernawati dan Tri Siwi Wahyu NDD.
Kapten Arm Suroto mengatakan, dalam Kejurda INKAI Danpomdam IV Diponegero ke-7 ini ada 778 atlet putra dan 311 atlet putri dengan jumlah atlet 1089 dan jumlah kelas ada 112. Kejurda ini diikuti katagori usia dini sampai veteran.

“Sedang koordinator perwasitan dipegang Ir Andis Syafrudin dan Tri Siwi Wahyu NDD. Koordinator seksi pendaftaran dipercayakan Isnan Andri Wijayanto dan Ratih Putri Wulandari. Seksi acaranya Serma Wibiyanto, Serka Yuswanto dan Agus Sutanto. Kita harapkan agenda kejuaraan Inkai Se-Jawa Tengah ini bisa sukses dan berjalan lancar semuanya,” jelas Suroto.
Sebagai pelindung kejuaraan ini Pangdam IV/Diponegoro yang juga selaku Ketua Umum FORKI Jawa Tengah. Penasehat Umumnya Kolonel Cpm Bambang Sumarsono/Danpomdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Maruli Simanjuntak MSc (Danrem 074/Warastratama yang juga Ketua Umum FORKI Kota Surakarta), serta Letnan Kolonel Inf Bayu Jagat SIP (Dandim 0723/Klaten, Ketua Umum FORKI Kabupaten Klaten).
Juga ada tim penasehat teknis, yaitu Erri Sadewo SH (Ketua Harian INKAI Jawa Tengah), Ir Andis Syafrudin (Dewan Wasit Jawa Tengah), Ir Tegoeh Tri Adijanti (Sekretaris Pengprov INKAI Jateng), Ardiansyah SE (Binpres INKAI Jateng), Luluk Agus Yulianto SPd (Binpres INKAI Jateng), dan DM Yudya Wardana (Ketua Harian FORKI Klaten).

Sebelum kejurda dibuka langsung oleh Danpomdam IV Diponegoro Kolonel Cpm Bambang Sumarsono, ada pembacaan ikrar wasit yang dibacakan Tri Siwi Wahju NDD (pelatih INKAI Klaten) dan atlet dalam Kejurda INKAI yang dibacakan siswi kelas 2 SMAN 1 Karanganom, Devi Ratna Komalasari.
“Saya senang sekali bisa membacakan ikrar atlelt dalam Kejurda INKAI ini, harapan kami, INKAI Klaten bisa raih juara umum,” harap Ratna Komalasri yang termasuk anggota CKC (Ceper Karate Club).
Di acara ini juga ada seorang atlet panahan yang memperagakan panah jitu sejauh 20 meter ke sebuah balon di atas trubune GOR Gelarsena. Menurut Bambang Sutadi, Wakil Ketua Panitia menyatakan, kalau tahun 2015 lalu saat Kejurda INKAI diadakan di Jepara, pesertanya sekitar 500-an atlet, tapi di Klaten ini luar biasa, lebih dari 1000 atlet ikut mendaftarkan diri tampil di laga Kejurda INKAI se Jateng ini.
Panitia Kejurda INKAI Se-Jateng ini sudah matang dan semua pos kepanitiaan telah bekerja dengan baik. Targetnya jumlah kabupaten atau kota ada 30, namun kenyataanya hanya ada 26 kabupaten yang mendaftarkan diri mensukseskan Kejurda INKAI tahun 2016.
“Kita tetap bersyukur dan senang sekali dengan antusias atlet dalam kegiatan Kejurda INKAI tahun 2016 ini dan para atlet dari berbagai kabupaten, sudah datang sejak Jumat (7/10) dan ikut tanding,” jelas Bambang Sutadi.
Dewan Wasit INKAI Jateng, Ir Andis Syafrudin, juga merasa kagum dengan jumlah peserta yang luar biasa di acara Kejurda INKAI Dandpomdam Cup ke-7 tahun 2016. Progres dan hasil panitia dengan antusias peserta di kejuaraan ini benar-benar sungguh luar biasa.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara Kejurda Danpomdam IV Diponegoro Cup ke-7 se Jateng ini bisa terlaksana dengan baik. Kejurda Danpomdam IV Diponegoro se Jateng di Klaten ini, memang menjadi even tertinggi FORKI Jawa Tengah,” ujar Andis Syafrudin.
Untuk para wasit di kejuaraan ini, memang tetap tegas, adil dan bisa melaksanakan tugas dengan baik. Keputusan wasit memang mutlak dan tak bisa ditolerir siapapun. Kata Andis, kalau memang ada atlet atau official pelatih ada yang protes soal nilai atau angka, hanya terkait protes administrasi.
Secara skala nasional dan internasional, keputusan wasit atau juri itu sak klek, tegas, prinsip tidak plin-plan dan tak bisa diganggu gugat. “Secara umum pelaksanaan kegiatan Kejurda ini sukses dan terima kasih buat panitia dan para kontingen yang ikut kejuaraan ini juga kami ucapkan selamat. Evaluasi tentu ada dan semua tetap berharap INKAI di Jateng ini semakin basar, maju berkembang,” harap Andis.

Danpomdam IV Diponegoro Kolonel Bambang Sumarsono menyatakan, acara ini bisa dilaksanakan tiap tahun. Tahun lalu memang digelar di Kabupaten Jepara. Tidak saja berjalan sukses juga bermnafaat bagi INKAI yang dicintai ini.
INKAI Jateng telah dapat merealisasikan kegiatan besar seperti kejuaraan ini dan secara sinergis kegiatan ini bisa sukses. Dapat menjadi ajang bersaing mencapai prestasi, mencari karateka yang berpotensi di daerah, dan persiapan kejurnas INKAI tahun 2017 di Jakarta.
“INKAI ini organisasi yang besar dan menjadi wadah karateka menjadi organisasi olahraga yang bisa membawa prestasi yang membanggakan. INKAI di Jateng ini juga semakin besar anggotanya dan luar biasa kegiatannya di tiap cabang,” jelas Bambang Sumarsono.
Usai memberikan kata sambutan, Bambang Sumarsono yang Ketua Umum Pengprov INKAI Jawa Tengah ini memukul gong tiga kali sebagai tanda kejurda dimulai. Harapan Bambang, kejurda ini bisa membawa manfaat bagi kemajuan olah raga di negeri ini. “Hidup INKAI, teruslah berlatih dan jangan putus asa untuk mengikuti kejuaraan INKAI se Jawa Tengah ini,” pesan Bambang.
Hasan Mastuki, official INKAI Wonogiri, menjelaskan, timnya sudah siap jauh-jauh hari dan minimal setiap seminggu dia kali harus kumpul untuk maju dalam kejuaraan apapun. Dan INKAI Cabang yang melatih atau menggodok atlet yang akan maju.
“Di Kejurda INKAI Danpomdam IV Diponegoro ini, INKAI Wonogiri ada 34 atlet dengan 8 ofiecal. Kalau di Wonogiri sana ada 33 ranting INKAI yang selalu eksis berlatih. Target kami bisa rauh juara umum, semua kontingen targetnya harus juara dan Jumat kemarin (7/10) INKAI Wonogiri sudah dapat 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Kami mempunyai 2 atlet kelas dunia yang juara 1 di Swiss atas nama Laila Nurul dan Alifa Milanisti  yang maju tahun 2016 mewakili Indonesia dan sering juara nasional untuk INKAI di negeri ini,” ujar Hasan Mastuki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *