Nota kesepahaman


Pada hari Selasa tanggal 20 September  2016 pukul. 20.00  s.d 23.00 bertempat di gedung PSDA Kabupaten Klaten telah di laksanakan kegiatan Pembentukan dan pengembangan komonitas/relawan sungai serta penandatangan nota kesepahaman.
Hadir pada kegaitan tersebut antara lain:
1.Letkol inf Bayu jagat (Dandim 0723/Klaten)
2.AKBP Faizal (kapolres Klaten).
4.Jaka Sawaldi (Sekda Kab. Klaten).
5.Pramana Agus w (Ka SDA).
6.Prof. dr. Suratman (Wakil Rektor UGM).
7.Para Camat Se-Kab Klaten
8.Para Danramil Se-Kodim 0723/Klaten
9.Kapolsek Se-Jajaran Polres Klaten
10.Relawan Se-Kab Klaten yang berjumlah 250 orang.
Sambutan Jaka Sawaldi (Sekda kab klaten) yang intinya:
Yang pertama dan utama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT.
pada kesempatan hari ini saya mewakili ibu bupati karna tidak bisa hadir pada acara malam hari ini karna ada kegiatan di jakarta.
1.Saya ucapkan terimahkash atas kehadiran bapk ibu sekalian.
2.Untuk kegiatan sekolah sungai ,sejak terbentuk sekolah sungai kab klaten menjadi contoh untuk tingkat nasional,
3.Dampak dari sekolah sungai ini banyak sekali karna kab klaten ini rawan bencana yang sering terjadi pada musim hujan sering terjadi banjir.
4.Dengan terbentuknya sekolah sungai akan membantu masyarakat dalam mengelola sawa.
5.Sekolah sungai ini akan menimbulkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sbarangan.
6.Sungai bersih berpengaruh kepada lingkungan yang sehat otomatis warga juga sehat dalam penggunaan air sebagai kebutuhan ppkok.
7.Pada malam hari ini dengan penandatangan nota kesepahaman komonitas relawan sungai agar kedepan kita selalu menjaga sungai agar selalu bersih ,
perlu kita jadikan sekolah sungai sebagai budaya yang harus kita jaga dan pelihara.
Sambutan AKBP Faizal (kapolres klaten).
1.Yang intinya : dengan terbentuknya kegiatan sekolah sungai ini saya sangat berterimah kasih kepada kepala sekolah sungai ,yang menjadi contoh di tingkat nasional.
2.Kami dari polres klaten siap mendukung kegiatan ini ,masih ada kendala yang kita hadapi sering terjadinya luapan sungai ini menjadi tanggung jawab kita bersama.
3.Sungai merupakan sumber kehidupan.
4.Klaten memiliki sumber mata air yang baik,yang sedang kita nikmati bersama yaitu sumber mata air ponggok yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.
5.Kami berharap dalam pemeliharaan sungai ada perda yang terbentuk agar kita bisa menjaga sungai ada peran aktif dari pemerintah daerah.
sambutan dan paparan Letkol inf Bayu jagat (Dandim 0723/klaten) yang intinya : ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional.  Indonesia memiliki sumber air yang melimpah kita wajib memilihara air dan energi.  Kita ketahui bahwa banyak negara yang ingin menguasai sumber daya alam di negara kita.  Ancaman yang kita hadapi sekarang masala pertumbuhan penduduk yang sakin meningkat dengan lapangan kerja yang sulit, di tambah lagi para generasi mudah kita sekarang tidak mau bertani.  Perlu saya sampaikan kendala saluran air khususnya saluran irigasi karna banyak bangunan di atas saluran irigasi.  Perlu di perhatikan pemerintah daerah agar menertibkan bangunan yang ada di saluran irigasi.  Semua sawa yang ada di kabupaten klaten marilah kita jaga ,karna di takutkan beralih fungsi, program kamikedepan semoga saluran air dari ponggonk harus sampai di kec Ceper. Yang menjadi perhatian pemda agar sungai dengkeng yang setiap hujan selalu meluap agar jadi perhatian khusus.
kendala kendala yang terjadi  :  sampah, bangunan yang berdiri di atas saluran air, kurang peduli masyarakat terhadap manfaat air, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki jamban.  Pesan saya berbuat yang terbaik berani tulus dan ikhlas.
Sambutan Prof dr Suratman (wakil rektor UGM). yang intinya : Yang pertama kita senapas, sepandang.
Gerakan budayah sungai rahayu.  Kita harus peduli dengan sampah, para pembersih sampah itu usianya berkurang karna menghirup udara yang kotor, bau tentu mengangu pernapasan.  Di sungai citarum jadi sungai terkotor di dunia, sungguh sangat memprihatinkan.  Yang menciptakan Klaten sebagai nama klaten bersinar sangat luar biasa.  Klaten bagaikan matahari bagi Indonesia, yang saya cita-citakan klaten menjadi sinar dunia. Klaten merupakan perpaduan peradaban Jogya Solo.
Budayakan sungai : sungai sebagai nadi alam, sungai sebagai pusat peradaban dunia, sungai melahirkan teknologi hebat, sungai sumber konflik Negara dan sungai menimbulkan mala petaka.
Moral eduction untuk generasi global : edukasi genarasi bumi, bumi tanggung manusia, setiap orangembebani bumi dan kerjasama penyelamat hidup bumi.
Acara di lanjutkan dengan ikrar dan penandatangan nota komitmen kerja sama antara sekolah sungai klaten,dengan dandim dan jajaran koramil, kapolres dan jajaran kapolsek, jajaran camat.sekaligus pengukuhan beberapa komonitas sungai di klaten. Pendim 0723/Klaten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *