Belanegara di Desa Soropaten


Pada hari Senin Tanggal  29 Agustus 2016 pukul 21.00 WIB  di Balai Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom diadakan  penyuluhan Bela Negara  yg diikuti Toga dan Tomas sebanyak 60 orang dengan nara sumber sebagai berikut :
1. Mayor inf Yahmin Kasdim 0723/Klaten
2. Raden Sujana Kabid Kesbangpol klaten.
3. Iptu Triharni dari Polres klaten.
Dalam kesempatan tersebut Kasdim 0723/Klaten (Mayor Inf Yahmin) memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan merupakan salah satu dampak buruk dari reformasi adalah memudarnya semangat nasionalisme dan kecintaan pada negara.   Perbedaan pendapat antar golongan atau ketidak setujuan dengan kebijakan pemerintah adalah suatu hal yang wajar dalam suatu sistem politik yang demokratis.  Namun berbagai tindakan anarkis, konflik SARA dan separatisme yang sering terjadi dengan mengatas namakan demokrasi menimbulkan kesan bahwa tidak ada lagi semangat kebersamaan sebagai suatu bangsa. Kepentingan kelompok, bahkan kepentingan pribadi, telah menjadi tujuan utama. Semangat untuk membela negara seolah telah memudar.
Bela Negara biasanya selalu dikaitkan dengan militer atau militerisme, seolah-olah kewajiban dan tanggung jawab untuk membela negara hanya terletak pada Tentara Nasional Indonesia. Padahal berdasarkan Pasal 30 UUD 1945, bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara Republik Indonesia.   Bela negara adalah upaya setiap warga negara untuk mempertahankan Republik Indonesia terhadap ancaman baik dari luar maupun dalam negeri.   UU No 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara RI mengatur tata cara penyelenggaraan pertahanan negara yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun oleh seluruh komponen bangsa. Upaya melibatkan seluruh komponen bangsa dalam penyelenggaraan pertahanan Negara.  Pendim 0723/Klaten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *