Selama TMMD, Prajurit Akan Tinggal di Sejumlah Rumah Warga

KLATEN, Selama menjalani TMMD Prajurit akan tinggal di lokasi dengan menumpang di rumah rumah warga, dengan demikian pasilog Arn Tumino dengan telah mendistribusikan uang makan untuk prajurit yang diterimakan oleh keluarga yang rumahnya ditempati.
Sebagaimana diketahui, para pasukan prajurit TNI AD yang akan diterjunkan di TMMD Kodim Klaten telah tiba di lokasi sasaran TMMD, yakni di Desa Panggang, kecamatan kemalang, Klaten, Senin (02/05/206) sore.
Mereka berasal dari tiga satuan, yakni Yonkav-2Tank sebanyak 61 orang, dibawah pimpinan Letda Kav Supriyanto dan Letda Kav Mujiyono. Selanjutnya, dari Yonif 408/SBH sebanyak 29 orang yang dipimpin oleh Letda Inf Suraji, dan Yon Zipur 4/TK sebanyak 11 orang
dibawah pimpinan Sertu Pamuji.
Pukulan kentongan dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko, menandai dimulainya TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten, dengan desa sasarn, Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten
Wagub Heru didaulat sebagai Inpektur Upacara  Pembukaan TMMD Kodim Klaten dengan peserta sekitar 800 orang itu. Kegiatan TMMD di Desa Panggang dimulai tanggal   3   Mei hingga 2 Juni 2016 mendatang.   Berindak selaku Komandan upacara, Danramil 24 Klaten, Kapten Inf.  Sukatman.  

Terpisah  Dandim  0723/Klaten,   Letkol  Inf Bayu   Jagad  ketika ditemui  disela-sela  upacara pembukaan   menandaskan,   di   TMMD   Reguler   ke-96   Kodim   Klaten   itu,   pihaknya mengerahkan seluruh kekutan untuk all out melakukan pengabdian di Desa Panggang.
‘’Dengan kekuatan penuh dan dibantu dari satuan samping. Mudah-mudahan bhakti kami di Desa   Panggang   ini   bisa   bermanfaat   dan   lebih   mensinergikan   antara   TNI   bersama-sama rakyat,’’ tandasnya.
Dalam sambutannya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang diwakili Wakil Gubernur,   Heru Sudjatmoko memberi apresiasi atas berjalannya program TMMD, terutama TMMD Reguler ke -96 Kodim 0723/Klaten.
Saat   membuka   TMMD   Kodim   Klaten   denga   desa   sasaran,   Desa   Panggang,   Kecamatan Kemalang, Wagub Heru menyatakan,   sudah 36 tahun TMMD memberikan kontribusi dan bhakti pada negara. 
‘’Ini adalah sebuah pengabdian panjang sebagai bentuk kemanungggalan TNI dan Rakyat   dan telah terbukti berhasil mendukung percepatan pembangunan di desa dan sekalihgus merawat semangat kegotongroyongan”.
Dikemukakan,     bahwa       saat   ini   kita   masih   menghadapi   persoalan   kemiskinan   dan penggangguran . Angka kemiskinan Jawa Tengah tahun 2015 sebesar 13,32 % dari jumlah total   penduduk   Jatenhg   sebesar   33,25   juta   jiwa.   Sedang   tingkat   pengangguran   terbuka 4,99% dari jumlah angkatan kerja .
Sebaran penduduk miskin menurut kabupaten Klaten di Jawa Tengah menunjukkan masih terdapat 15 kabupaten dengan angka kemiskinna diatas rata-rata   propinsi   dan   nasional.
Selain itu, lanjut Wagub Heru Sujatmiko,   kita juga menghadapi persoalan serius tentang pangan dan energi yang belum sepenuhnya berdaulat . Kedelai kita masih inpor , padahal kebutuhan   masyarakat   atas   kedelai   tinggi.   
Kemudian   sektor   energi   kita   juga   belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Meski resiko elektrifikasi desa se Jateng sudah 100 persen atau semua desa di Jateng sudah teraliri listrik , tetapi belum semua kepala keluarga ( KK) sudah dapat menikmati aliran listrik .
Masih ada saudara saudara kita yang belum berlistrik sehingga kalau malam harus bergelap gelapan, memprihatinkan .
‘’Ini  pekerjaan  rumah  kita  yang perlu   mendapat prioritas   dan disegerakan   untuk   mengatasinya,’’   ungkapnya.
Untuk   itu   dia   mengakui, bahwa   melalui   TMMD   telah   terjadi   sebuah   terobosan   untuk menyelaraskan berbagai program kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan,   pengangguran   dan   perwujudan   daulat   energi   serta   pangan   di   Jawa   Tengah.
Program fisik di TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten yang utama adalah melakukan betonisasi  jjalan di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, dengan panjang 1.596 M ,  lebar 3 meter, dan dengan ketebalan  0,1 meter.
Namun   demikian   juga   ada   sejumlah   program   fisik   lainnya.   Dikemukakan   Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf. Bayu Jagat, program fisik lainnya adalah, perehapan Rumah tidak layak   Huni   di   Desa   Panggang   sebanyak     10   KK.
Selain   itu,   lanjut  Dandim   Bayu, TNI  bersama   warga  juga   akan   membuat   jambanisasi   di sejumlah rumah warga. Untuk sementara ditentukan ada 7 KK di Desa Panggang yang akan  dibangun   jamban.
  ‘’Namun   tidak   menutup   kemungkinan,   dalam   perjalanan   akan   ada penambahan.,’’ tandas Dandim.
Masih di program fisik, TNI Kodim Klaten akan melakukan perbaikan teras sebelah kanan kiri  sebuah   Masjid,    pemasangan   plafon   dan  perbaikan  dan   pengecetan  kusen  pintu   dan  jendela. 
Selain melakukan program fisik, TMMD  Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten juga melakukan kegiatan  non fisik .
‘’Program non fisik akan dilaksankan di sela-sela program fisik,’’ tandas Dandim
Dikemukakan, sejumlah program non fisik tersbut, diantaranya, penyuluhan bidang wawasan  kebangsaan dan penyuluhan Pancasila dan UUD 1945 dengan pemateri dari petugas  Kodim 0723/   Klaten.  
Selanjutnya,     penyuluhan   Kamtibmas   dengan   pemateri   dari   Polres   klaten,   penyuluhan antisipasi giat Terorisme, penyuluhan kesejahteraan masyarakat oleh Bapermas Kabupeten Klten, penyuluhan pemberantasan Buta Aksara dan Paud dari Dinas P dan K Kab. Klaten.
Selain   itu   juga   akan   dilakukan   penyuluhan   kesehatan   lingkungan   dari   DKK   Klaten, penyuluhan pelayaanan  KB   dan  kesehatan dari  PP dan  KB   kabupten.Klaten.   Penyuluhan technologi tepat guna oleh Bapermas, penyuluhan Pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Klaten,   dan   penyuluhan   penanggulangan   bencana   alam   dari     BPBD   Kabupaten   Klaten.
Usai membuka TMMD Reugler ke – 96 Kodim  0723 / Klaten , Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko denga diikuti sejumlah pejabat baik dari Pemprov, Kodam, Korem dan Kabupaten Klaten melakukan pengecoran jalan di Dukuh Suren, Desa Panggang Kecamatan, Kemalang.
Sebagaimana diketahui, di poryek fisik TMMD Reguler Kodim Klaten, TNI bersama wargaDesa Panggang melakukan pembersihan jalan, selanjutnya membangun jalan dengan rabat betonisasi, sepanjang 1.596 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,1 meter.
Untuk   merelaisasi   kegiatan   ini,   seperti   dikemukakan,   oleh   Kades   Panggang,   Nandang Nuryanto, sebelumnya juga telah dilakukan pra TMMD di lokasi tersebut, yakni menebang sejumlah   pohon   dan   penataan   sejumlah   lahan.   
’Alhamdulillan,   kami   dan   warga   akan mendukung   sepenuhnya   betonisai   jalan   tersebut,’’   tandasnya.
Menurutnya, jalan yang akan dibangun TNI bersama warga masyarakat itu, merupakan jalur evakuasi penduduk apabila terjadi Bencana Alam Gunung Merapi.
‘’Dengan dibangunnya jalan itu, nantinya bisa memecah gelombang pengungsi atau jalur evakuasi yang selama ini hanya   satu   jalan,’’ tambah   Kades   Nandang   Nuryanto.  
Dimeriahkan dengan tari gambyong dan Seni Jathilan yang dimainkan oleh sejumlah seniman di wilayah  Kecamatan  Kemalang, menarik perhatian Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *