Klaten (06/04/18). Babinsa Sekarsuli Koramil 24/Klaten Utara Sertu Darmanto memotifasi anak TK & Play Grup Pertiwi Ds. Sekarsuli untuk lebih semangat membentuk jatidiri sebagai tunas bangsa.
Sertu Darmanto menjelaskan, Suatu faktor yang menyebabkan turunnya motivasi anak didik adalah karena rasa jenuh untuk mengikuti pembelajaran di kelas. Kejenuhan ini timbul karena anak didik merasa lelah, mengantuk dan bosan dalam melakukan sesuatu sehingga mereka sulit untuk konsentrasi dalam mengikuti proses pembelajaran.
Dalam kondisi ini, anak didik membutuhkan support dari para pendidik untuk menimbulkan motivasinya sehingga dapat membangkitkan kembali semangat belajarnya. Dengan variasi belajar yang tidak monoton tentunya akan membuat anak didik lebih senang dan memahami apa yang diajarkan pendidik. Pola belajar variasi diluar kelas dengan wahana permainan dan situasi yang berbeda akan dapat lebih menambah semangat belajar dan senang mendapatkan pelajaran untuk membentuk jatidiri anak didik,imbuhya.
Dalam proses pembelajaran sebaiknya anak didik diberi rangsangan melalui teknik dan cara pembelajaran yang tepat sehingga mereka merasa senang dan tertarik pada materi yang diberikan oleh gurunya. Salah satu cara pendidik dalam membangkitkan motivasi bagi anak didik yang mulai nampak bosan dan tidak bersemangat dalam belajar adalah dengan menggunakan metode hypnoteaching, yaitu memberikan kata-kata emosional dengan memberikan tekanan-tekanan semangat didalamnya.
Kata-kata yang mengandung penguatan positif ini terkesan tidak menggurui si anak, tidak menyulitkan dan memberatkan anak didik dalam mengikuti pembelajaran. Tetapi justru dapat membantu meningkatkan fokus anak untuk lebih memperhatikan, mendengarkan dan anak bisa turut merasakan kalimat-kalimat yang diucapkan oleh pendidik kepada mereka, ‘terang Sertu Darmanto. (Pendim 0723/Klaten)














