Kunjungan kerja Dirjen Tanaman Pangan Ke Desa Tumpukan kecamatan karangdowo

Klaten-  Dilaksanakan  kunjungan kerja Direktur Jendral Tanaman Pangan RI  dalam rangka Percepatan luas tambah tanam (LTT) di wilayah Desa Tumpukan kecamatan karangdowo Kabupaten Klaten.Rabu ( 25/4/2018)
Hadir dalam Kegiatan tersebut Direktur Jendral Tanaman Pangan RI Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto MS. DAA), Dinas pertanian kabupaten Klaten.(Bapak Joko. S dan  Bp.Lilik), Kasdim 0723/Klaten (Mayor Inf Sapto Budi Setianto. SE), Pasiterdim (Kapten Inf Sukatman ) dan Staf,  Danramil 17/Karangdowo (Kapten Inf suparno ), Camat Cawas ( agus S. Sos Msi, Kepala Desa Tumpukan ( Eko Susilo sip), Babinsa Koramil 17/Karangdowo dan PPL Kecamatan, Gapoktan dan Ketua Poktan Desa Tumpukan , serta masyarakat desa Tumpukan 
Direktur Jenderal Tanaman Pangan RI. ( Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto MS. DAA dalam diskusi dengan Gapoktan dan Poktan di Posko Percepatan luas tambah Tanam menghimbau petani setempat menerapkan pola tanam serentak. Hal ini untuk menghindari berkembangnya serangan hama dan penyakit tanaman yang berdampak pada produksi panen padi sawah.
“Kita terus mengimbau petani untuk melaksanakan pola tanam serentak sebagai salah satu upaya dalam mendukung ketahanan pangan di daerah ini,” kata  Dirjen.
Pola tanam serentak, memberikan dampak positif bagi produksi, sebab hama tanaman padi tidak akan berpindah ke lokasi lain serta efektif dalam menghentikan siklus perkembangan berbagai organisme pengganggu tanaman lainnya.
Penanaman serentak akan mengakibatkan panen juga serentak. Oleh karena itu pihaknya meminta petani segera melakukan tanam serentak setelah panen selesai. Diakuinya, sejumlah petani di kabupaten Klaten susah di ajak tanam serentak, tapi untuk kecamatan karangdowo sebagian Sudah melakukan tanam secara serentak,Jelasnya.
Beliau juga menganjurkan praktik pertanaman serentak di daerah lain, kami terus mengimbau agar jarak masa tanam padi antar area persawahan satu dengan lainnya tidak sampai terpaut jauh,
Serta mengimbau kepada Camat karangdowo dan Jajaranya apabila ada tanah yang tidak produktif atau lahan yang di biarkan nganggur untuk di koordinasi dengan kodim, koramil dan pemilik lahan untuk di olah dan di manfaatkan, nanti  biaya bahan bakarnya saya kasih”, Jelas Dirjen. penramil 17/Karangdowo