KLATEN.Musim kemarau yang panjang hampir merata di wilayah klaten. Khusunya di ceper Tidak membuat petani untuk mundur dlm mengolah sawahnya.
Dengan Koordinasi Antara Babinsa dan aparatur diwilayah pertanian. Kegiatan ini sangat membantu para petani. Memang semua itu harus perlu di koordinasikan karena aliran irigasi itu mengalir dari hulu ke hilir yang melewati atau menghubungkan sungai yg berada di desa wil ceper. Pagi ini srk Agung dan srd joko w dgn sama2 mendatangi ketua gapoktan serta petani di desa binaan. Kemudian melanjutkan kegiatan berjalan menyusuri sepajang sungai utk pengairan petani trsbt. Berbagai cara yg ditempuh petani yg didampingi Babinsanya ini membuahkan sebuah hasil. Intinya semua sawah yg dialiri utk irigasi harus terjadwal sehingga semua petani dimusim kemarau ini bisa mengolah sawahnya. Dan apabila kadar air yang ada dirigasi sudah tidak ada kita harus menggunakan mesin daesel untuk menyedot air di sumur bor masing gapoktani.'” Ujar Serka agung yang di dampingi petani tersebut.
Ahmad mulyana salah satu petani merspon dgn adanya susur irigasi yang melibatkan semua elemen pertanian ditingkat kec. Sampai ke bawah ini. Karna semua tujuan/Sasaran itu sama yaitu membantu/mempermudah kami sebagai petani. Dan saya terimakasih kepada Babinsa dan Semua komponen pertanian yang sudah mendampingi petani didesa kami ini.
Kapten inf Dwi haryo menyampaikan kepada Babinsanya kita dalam dinas diwilayah harus selalu koordinasi dengan elemen elemen ditingkat bawah serta sama sama bersatu sejalan sehingga semua sasaran dan tujuan bisa maksimal.Pendim 0723/Klaten















