KLATEN.Babinsa Koramil 23/Ceper Koptu Suparman bersama Petugas Penyuluh Lapangan ( PPL ) dan Ketua kelompok Tani Makmur ( Kapoktan ) melaksanakan tugas pendampingan pertanian dalam rangka pengecekan saluran irigasi yang tersumbat tumpukan sampah di Desa Kuncen Kec. Ceper Kab. Klaten, Jumat ( 8-6-2018 ).
Memasuki awal bulan Maret ini curah hujan di beberapa wilayah Kabupaten Klaten mengalami kekurangan pasokan air, terutama pada sistem pengairan sawah yang akhir akhir ini sedang mengalami kurangnya pasokan akan kebutuhan air bagi sawah sawah di wilayah kec Ceper.
Sebagai langkah upaya khusus (UPSUS) anggota Koramil 23/Ceper , PPLdan Kapoktan tani makmur mengambil langkah inisiatif pemerataan saluran air guna mengairi sawah seluas 15 hektar.
Kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 23/Ceper mendapat respon positif dari masyarakat para kelompok tani ( poktan ) di wilayah Kec Ceper khususnya di Desa Kuncen.
Sulitnya pasokan air mulai di rasakan para petani dan menjadi kekhawatiran terkait semakin berkurangnya curah Hujan. Ini mengakibatkan kondisi tanaman padi di beberapa petak sawah mengalami kekurangan air.
Atas pengaduan masyarakat tersebut Babinsa Koramil 23/ Ceper, PPL, dan Kapoktan Tani Makmur menanggapi hal tersebut dan meminta pihak SDA dan ESDM Kecamatan Ceper untuk segera mengalirkan air irigasi kesawah petani dengan sistem buka tutup, sehingga pemeratan pasiokan air ke berbagai area sawah dapat terpenuhi.
Menurut Suparman kelancaran irigasi dan aliran air sangat dibutuhkan kelancaran proses kegiatan pertanian di wilayah itu. Dia mengatakan apabila hal ini di biarkan maka akan berdampak negatif pada sektor pertanian dan menghambat kegiatan pertanian.
Untuk itu kami Babinsa, PPL dan Kapoktan selalu melakukan pengecekan kelancaran saluran air yang tersedia.Pendim 0723/Klaten
















