Klaten – Puskesmas Majegan, Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten, mengadakan pertemuan lintas sektor puskesmas setempat. Agendanya, membahas evaluasi kinerja Puskesmas Majegan tahun 2018.
Pertemuan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Puskesmas Majegan, mulai pukul 09.15 dan berakhir pukul 11.30 WIB tersebut juga diisi diskusi pembagian ruang rawat inap pasien yang selesai dibangun.
Pertemuan dihadiri oleh Forum Masyarakat Peduli Kesehatan di Kecamatan Majegan, yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kepala desa di wilayah Kecamatan Tulung. Hadir juga perwakilan dari Kecamatan, Polsek, dan Koramil Tulung.
Kegiatan tersebut bertujuan mencari masukan-masukan dan memutuskan secara musyawarah mengenai pembagian ruangan bagi pasien rawat inap laki-laki, perempuan, wanita hamil, dan penyakit menular. ”Selain itu juga membahas evaluasi dari program-program Puskesmas Majegan,”ungkapnya Kepala Puskesmas Majegan ( Dr. Efy Kusumawati M. Kes ). dalam sambutannya mengawali pertemuan tersebut.
Program-program yang dijalankan Puskesmas Majegan, bertujuan menggali kebutuhan masyarakat. Antara lain melalui Survey Masyarakat Desa (SMD), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKN).
Dengan demikian peningkatan pelayanan publik. Dengan harapan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) selalu meningkat dari tahun ke tahun. Melalui pertemuan tersebut, Puskesmas Majegan menghendaki akan dilanjutkan lagi di tahun 2018,” lanjut Dr. Efy”.
Berdasarkan data di Puskesmas Majegan jumlah pasien di Puskesmas Majegan selama 2018 sangat banyak. Terhitung ada ± 1.700 pasien rawat jalan, rawat inap 84 dan per hari rata-rata ada 160 pasien yang datang.
Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kecamatan Tulung mempercayakan pelayanan kesehatan kepada Puskesmas Majegan. Sebab, sarana dan prasarana sudah terlengkapi dan ditunjang dengan tenaga medis yang profesional.
Terkait dengan hal tersebut, Puskesmas Majegan menambah ruang rawat inap demi kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatannya. ”Untuk setiap hari tidak ada ruang yang kosong, selalu penuh dengan pasien,” imbuhnya.
Dalam evaluasi program yang disampaikan oleh Koordinator Puskesmas Majegan Dr. Efy terungkap bahwa program UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) dan UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) telah dijalankan Puskesmas Majegan.
Hingga akhirnya disepakati, untuk ke depan, setiap 3 bulan sekali akan diadakan pertemuan Forum Masyarakat Peduli Puskesmas Majegan guna membahas dinamika pelayanan dari puskesmas. ”Karena, perbaikan pelayanan Puskesmas Majegan, tidak lepas dari dukungan bapak ibu sekalian,” tambahnya.Pendim 0723/Klaten











