Klaten – Serda Tulus Babinsa Desa Mundu Koramil 16 Tulung menyambangi Pondok Pesantren AL- Ihsan Tahfiz Alquran, di Dukuh Margo Asri Desa Mundu Kecamatan Tulung, Senin (16/07/2018).
Disambut Pengurus Yayasan Ponpes Yayasan Hajjah Patisan Ustad Antok, Babinsa berbagi hal seperti kondisi para santri tahfiz, kegiatan para santri dan pendaftaran para santri yang baru.
Dituturkan oleh Ustadz Antok bahwa sejarah berdirinya pesantren tahfiz ini sejak tahun 2009, dengan berkembangnya ponpes ke Desa Mundu kepengurusannya dipercayakan kepada Ustadz Antok, jumlah santri sekitar dua puluh lima orang.
Dijelaskannya bahwa Ponpes Hajjah Patisan hanya menerima santri laki laki dengan syarat usia minimal 10 tahun dan maksimal 17 tahun.“Mereka para santri disini hanya mondok, sehari-harinya fokus pada kegiatan hafalan Quran dikelas dan setelah tahfiz selesai dilakukan pengujian”, ucapnya.
Serda Tulus dalam obrolannya menyampaikan agar para ustadz dan guru pengajar dapat berfikir luas dan bijak agar yang dilakukan dalam rangka mencetak manusia-manusia generasi bangsa yang bertaqwa, cerdas dan santun berdasarkan Pancasila dalam naungan Bhinneka Tunggal Ika didalam NKRI.“Disamping kegiatan belajar-mengajar sudah seharusnya kita semua mampu menyikapi mana yang khair dan bathil, seperti hanya faham radikalisme”, ujarnya.
Dikatakannya bahwa faham Radikalisme tidak boleh berkembang di Ponpes Hajjah Patisan, tetapi sebaliknya ikut berpartisipasi sebagai sumbangsih kepada bangsa untuk mencetak generasi-generasi yang bertaqwa, cerdas, pintar, tangguh, cinta tanah air menghadapi tantangan globalisasi.Pendim 0723/Klaten












