DANRAMIL 22 WONOSARI HADIRI VERIFIKASI ODF

Klaten. sertu joko sm mewakili komandan menghadiri undangan di gedung PKK ds.sukorejo kec.wonosari klaten

Kegiatan tersebut dalam rangka Verifikasi ODF(stop buang air sembarangan) Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut Plh camat wonosari( joko margono HS S.stp.M.si.),team verifikasi ODF kab.klaten,Danramil 22 wns diwakili sertu joko sm,kapolsek wonosari,kades ds.sukorejo,perangkat ds.sukorejo,ibu2 kader PKK ds.sukorejo,bidan ds. Sewilayah kec.wonosari,jumlah yang hadir sekitar  110 orang

Adapun susunan acara dalam kegiatan tesebut adalah antara lain pembukaan,sambutan dr.kades ds.sukorejo, sambutan dr camat wonosari(Drs.joko margonoS.STPD.),sambutan dr puskesmas 1(Drs.muchtar buchori),sambutan dr dinkes kab.klaten(ibu dwi rahayu),pembagian team verifikasi odf disetiap2 Rt/rw dids.sukorejo(edi refiyono),penandatangan hasil pendataan dr team verifikasi kab.klaten(ibu dwi rahayu),penutup

Adapun inti kegiatan Tentang verifikasi ODF dari team dinkes kab.klaten verifikasi odf diwilayah ds.sukorejo kec.wonosari klaten Bahwa wilayah Kecamatan wonosari  terdiri dari 18 Desa baru 3 desa yang bebas odf,  sementara 15 desa masih ada yang odf.  Dalam kesempatan tersebut team verifikasi ODF kab.klaten Ibu dwi rahayu mengatakan  tentang perilaku buang air besar sembarangan, masyarakat tidak boleh buang air sembarangan, karena efeknya bisa menjadi sumber barbagai penyakit. Untuk itu harus digerakkan Stop Buang Air Besar Sembarangan. “Stop buang air besar sembarangan ini sebenarnya untuk menciptakan supaya masyarakat hidup  sehat,”katanya. Upaya yang dilakukan, selain penyuluhan penyadaran perilaku buang air besar sembarangan, juga mengupayaan pengadaan jamban. Dikatakan, seharusnya tiap rumah memiliki jamban, namun jika dalam suatu tempat belum memungkinkan, maka bisa membuat jamban umum.

Setelah sambutan dilanjutkan pemeriksaan dan pendataan  kerumah rumah warga yg belum punya jamban sehat. Dari hasil team verifiksasi Odf dinkes kab.klaten bahwa ds.sukorejo dinyatakan lulus,menjadi desa yang bebas ODF.Pendim 0723/Klaten


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *