KLATEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0723/Klaten menyasar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hunian masyarakat di Desa Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Sasaran fisik program ini meliputi betonisasi jalan sepanjang 686 meter, pembangunan talud sepanjang 855 meter, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni, serta pembangunan lima jamban.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Pembukaan TMMD Reguler ke-130 dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026), sebagai momentum untuk menyatukan komitmen seluruh unsur pelaksana dalam mencapai sasaran yang telah direncanakan.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., dalam amanat pembukaan menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0723/Klaten, atas sinergi yang dibangun bersama pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan, memperbaiki fasilitas, atau mengerjakan berbagai pembangunan fisik lainnya. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita,” demikian isi amanat Bupati Klaten.
Betonisasi sepanjang 686 meter menjadi salah satu sasaran infrastruktur yang direncanakan dalam program tersebut. Peningkatan kondisi jalan diharapkan dapat mendukung mobilitas warga dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Selain itu, pembangunan talud sepanjang 855 meter menjadi bagian dari penataan infrastruktur dan lingkungan desa. Pelaksanaan pembangunan harus memperhatikan kondisi lapangan serta spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam perencanaan kegiatan.
Pada sektor perumahan dan sanitasi, TMMD juga mencakup rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan lima buah jamban. Kedua sasaran tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas hunian dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat penerima manfaat.
Di luar pekerjaan fisik, program TMMD Reguler ke-130 turut mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan narkoba dan judi online, pelayanan kesehatan, serta penyuluhan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil.
Rangkaian kegiatan nonfisik tersebut melengkapi pembangunan infrastruktur dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, program TMMD tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga mendukung peningkatan pengetahuan dan kesadaran warga terhadap berbagai persoalan sosial.
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira saat ditemui menyampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan wilayah.
Bupati Klaten juga mengajak masyarakat Desa Trucuk untuk menjaga kebersamaan dan bergotong royong agar seluruh program dapat berjalan dengan baik. Partisipasi masyarakat menjadi unsur penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus menjaga manfaat hasil pembangunan.
Kodim 0723/Klaten bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-130 TA 2026. (Red)











