Kodim 0723/Klaten Bekali 270 Pelajar Wonosari Wawasan Kebangsaan

Kodim 0723/Klaten Bekali 270 Pelajar Wonosari Wawasan Kebangsaan
Kodim 0723/Klaten Bekali 270 Pelajar Wonosari Wawasan Kebangsaan

KLATEN – Sebanyak 270 perwakilan siswa dan siswi SMA sederajat se-Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, menerima pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dari Kodim 0723/Klaten di Gedung BPLLKMD Kecamatan Wonosari, Kamis (8/10/2026).

 

Kegiatan ini menjadi upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat karakter generasi muda serta meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya kenakalan remaja di tengah perkembangan zaman.

 

Pembekalan disampaikan oleh Komandan Kodim 0723/Klaten yang diwakili Pasipers Kodim 0723/Klaten, Kapten Cpl Rudi S., melalui sosialisasi kebangsaan, ketahanan nasional dan antisipasi kenakalan remaja. Kegiatan mengusung tema “Membangun Generasi Pancasilais yang Berkebhinekaan Global untuk Menuju Indonesia Emas”.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kabupaten Klaten Dra. Wahyuni Sri Rahayu, perwakilan Polres Klaten Aiptu Prayogo, Danramil 22/Wonosari yang diwakili Peltu Suwadi, Kapolsek Wonosari AKP Aleg Iphanudin, S.H., Babinsa Koramil 22/Wonosari, Bhabinkamtibmas Polsek Wonosari, serta para kepala desa se-Kecamatan Wonosari.

 

Para peserta berasal dari SMK YP Delanggu, SMA Negeri 1 Wonosari, SMA Bhakti Insani dan MA Al Manshur. Mereka didampingi kepala sekolah serta guru pendamping selama mengikuti kegiatan pembekalan.

 

Dalam penyampaiannya, Kapten Cpl Rudi S. menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang berlandaskan Pancasila, memiliki semangat persatuan serta mampu menyikapi perubahan di era globalisasi secara bijaksana.

 

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan dalam memperoleh pengetahuan dan berkomunikasi. Namun, kemudahan tersebut juga harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi, terutama ketika menggunakan media sosial melalui telepon genggam maupun laptop.

 

“Di era globalisasi dan modern saat ini, kita harus menjadi pribadi yang selektif dan bijak dalam bertindak, termasuk saat menggunakan media sosial. Banyak informasi dan berita hoaks yang dapat menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Karena itu, setiap informasi perlu disikapi dengan cermat dan tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan sebelum diketahui kebenarannya,” pesan Kapten Cpl Rudi S.

 

Selain literasi digital, materi pembekalan juga menyoroti pentingnya ketahanan diri pelajar dalam menghadapi pengaruh negatif lingkungan pergaulan. Para siswa diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar, aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban serta keterlibatan dalam kelompok gangster.

 

Kapten Cpl Rudi S. menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, para pelajar perlu mengisi masa pendidikan dengan kegiatan positif, memperkuat kedisiplinan serta mengembangkan kemampuan akademik dan karakter.

 

“Jauhi penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar dan keterlibatan dalam kelompok gangster. Kalian adalah bibit unggul yang kelak menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia. Bangun karakter yang kuat, cerdas, produktif, inovatif, sehat serta mampu menjaga kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

 

Melalui pembekalan Wawasan Kebangsaan ini, Kodim 0723/Klaten berharap para pelajar semakin memahami nilai-nilai Pancasila, menghargai keberagaman, memiliki semangat bela negara serta mampu menerapkan perilaku disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan satuan pendidikan dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif serta siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Kodim 0723/Klaten berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan karakter generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional dan mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang berlandaskan Pancasila. (Red)