KLATEN – Anggota Koramil 18/Bayat Kodim 0723/Klaten bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong pengecatan Jembatan Gantung Garuda yang berada di Dusun Santren Desa Dukuh Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten. (5/6/2026) Pengecatan dilakukan sebagai bagian dari tahapan akhir pembangunan jembatan yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Jembatan gantung dengan panjang bentangan mencapai 22 meter tersebut kini tampil lebih menarik dan representatif setelah dicat dengan warna merah putih. Warna yang menjadi simbol kebangsaan itu tidak hanya memperindah tampilan jembatan, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah.
Sejak pagi hari, anggota Koramil 18/Bayat bersama warga bahu-membahu melakukan pengecatan pada seluruh bagian jembatan. Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga secara sukarela terlibat dalam pekerjaan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana yang akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan sekitar.
Babinsa Desa Dukuh Koramil 18/Bayat, Serka Sukemi yang turut terjun langsung dalam kegiatan pengecatan menyampaikan rasa syukur atas progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang kini telah memasuki tahap penyelesaian.
“Kami sangat bersyukur karena pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan baik hingga memasuki tahap pengecatan. Ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara masyarakat dan berbagai pihak yang peduli terhadap kemajuan wilayah,” ujar Serka Sukemi.
Menurut Serka Sukemi, keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi warga, sekaligus mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Dukuh dan sekitarnya.
“Harapan kami, setelah pembangunan selesai sepenuhnya, jembatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Selain memperlancar akses warga, jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perekonomian dan memperkuat hubungan antarwilayah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Serka Sukemi menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan di wilayah binaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, nilai-nilai kebersamaan dan semangat saling membantu dapat terus dipelihara.
Kegiatan pengecatan Jembatan Gantung Garuda menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga dan diperkuat. Kehadiran anggota Koramil di tengah masyarakat tidak hanya memberikan dukungan dalam aspek keamanan, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga.
Koramil 18/Bayat Kodim 0723/Klaten berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan di wilayah binaan melalui pendampingan, pembinaan dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang maju, aman dan sejahtera. (Red)












