Tradisi menyebar apem ‘Yaa Qowiyyu’ merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat Jatinom, Klaten, Jawa Tengah untuk mengenang seorang tokoh penyebar agama Islam di Jatinom, Ki Ageng Gribig
Menurut sejarah, pertama kali asal kue apem tersebut dibawa Ki Ageng Gribig dari Mekkah seusai melakukan ibadah haji sebagai buah tangan untuk anak, cucu, warga dan pengikutnya. Namun karena tidak cukup maka Ki Ageng Gribig menyuruh istrinya untuk membuatkan kue apem kembali untuk dibagikan kepada warga dan pengikutnya pada waktu itu.
Hingga kini tradisi tersebut masih tetap dilaksanakan oleh masyarakat setempat sebagai wujud menjaga tradisi adat istiadat leluhur serta untuk menambah pengetahuan sejarah penyebaran agama Islam di tanah Jawa bagi kaum muda.ungkap Danramil 05/Jatinom Kapten Inf Sukatman.Pendim 0723/Klaten



















