Babinsa pendampingan Tanam Jajar Legowo.

Klaten. (14/2/18) Babinsa Desa Somokaton Sertu Iwan Wijayanto mendampi petani Dukuh Katean Desa Somokaton melakukan pendampingan  menanam padi secara serentak dengan sistim Jarwo (jajar legowo).  Penanaman padi mengunakan sistim jarwo sangat menguntukan petani sendiri karena dengan sistim ini hasil panen petani akan meningkat  lebih banyak.  Luas tanam yang ditanam dengan sistim jarwo ini tiga ribuan meter di sawah milik  Bapak Gandung Dukuh  katean Desa Somokatom. Petani Desa somokaton sangat senang dengan keterlibatan babinsa terjun kesawah mendampingi petani yang sedang menanam.

Sistem tanam padi jajar legowo, memiliki variasi antara lain: legowo 2 : 1, 3 : 1, 4 : 1, dan 5 : Berdasarkan hasil penelitian jenis legowo yang direkomendasikan adalah yang menggunakan legowo 2 : 1. Jarak tanam disesuaikan dengan kondisi lahan dan kesuburan tanah di masing-masing lokasi berdasarkan uji tanah. Pada lahan yang sangat subur memakai jarak tanam antarbarisan 25 cm, dalam barisan 12,5 cm, dan antarlegowo 50 cm. Pada lahan yang kuran subur jarak tanam lebih lebar, yaitu antarbarisan 30 cm, dalam barisan 15 cm, dan antarlegowo 40 cm, atau bisa juga dengan antar barisan 20 cm dalam barisan 20 cm dan antar legowo 40 cm. Pendim 0723/Klaten.