KLATEN – Upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda di Kali Klegung, Dukuh Sidorejo, Desa Kranggan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten.
Peresmian yang menjadi bagian dari pelaksanaan Peresmian Jembatan Perintis Garuda secara serentak di Provinsi Jawa Tengah tersebut dilakukan oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Klaten. Kamis (23/7/2026)
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Dandim dan Bupati Klaten serta penekanan tombol sirene sebagai tanda dimulainya operasional jembatan. Secara bersamaan, kegiatan tersebut terhubung dengan peresmian yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., untuk sejumlah Jembatan Perintis Garuda di wilayah Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra, Wakapolres Klaten Kompol Sanusi, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuruddin, S.Sos., Anggota DPRD Kabupaten Klaten Agus Prihadi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Klaten, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten, Camat Manisrenggo, unsur Forkopimcam, para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0723/Klaten, kepala desa se-Kecamatan Manisrenggo, relawan, serta masyarakat Desa Kranggan dan Desa Leses.
Dalam sambutannya, Dandim 0723/Klaten menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil sinergi seluruh elemen bangsa yang memiliki tujuan sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pembangunan jembatan ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan bukti bahwa kebersamaan antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Letkol Inf Slamet Hardianto.
Menurut Dandim, keberadaan jembatan memiliki arti strategis karena menjadi penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk kepentingan pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan, maupun distribusi hasil pertanian.
“Peresmian ini bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan fisik, tetapi simbol gotong royong, persatuan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap masyarakat memiliki rasa memiliki, menjaga dan merawat jembatan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Dandim.
Kepala Desa Kranggan Harjito menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan jembatan yang selama hampir dua dekade menjadi harapan masyarakat.
“Selama kurang lebih 20 tahun kami bersama masyarakat menginginkan adanya jembatan ini. Hari ini impian tersebut akhirnya terwujud. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Klaten dan semua pihak yang telah membantu pembangunan ini,” ungkap Harjito.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Semoga jembatan ini mampu memperlancar transportasi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga Desa Kranggan maupun Desa Leses. Namun saya juga berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam waktu yang lama sesuai kapasitasnya,” ujar Bupati.
Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 42 meter dan lebar 1,2 meter, membentang di atas Kali Klegung serta menghubungkan Desa Kranggan dengan Desa Leses. Infrastruktur tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.600 kepala keluarga, terdiri dari 700 kepala keluarga di Desa Kranggan dan 900 kepala keluarga di Desa Leses.
Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan, memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses bagi daerah yang sebelumnya terkendala, serta mempercepat pemerataan pembangunan. Sinergi antara TNI AD melalui Kodam IV/Diponegoro dan Kodim 0723/Klaten bersama Pemerintah Kabupaten Klaten menjadi bukti nyata komitmen menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. (Red)












