KLATEN – Di wilayah Koramil 16 Tulung jajaran Kodim 0723 Klaten tepatnya di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten selalu melakukan persiapan ketika hendak menyambut bulan suci Ramadhan. Persiapan tersebut selalu identik dengan proses penyucian diri, jiwa, serta kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan amalan ibadah.
Di Klaten sendiri, terdapat ragam kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat dalam rangka menyambut datangnya Ramadhan. Di Wilayah Koramil 16 Tulung tepatnya di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten masyarakat kerap berduyun-duyun membasuh atau memandikan diri mereka di sumur atau sumber-sumber mata air Cokro. Kegiatan tersebut dikenal dengan istilah tradisi padusan.
Padusan berasal dari kata dasar adus yang berarti mandi. Dalam pengertian budaya, padusan merupakan tradisi masyarakat untuk membersihkan diri atau mandi besar dengan maksud mensucikan raga dan jiwa dalam rangka menyambut datangnya hari ataupun bulan istimewa, seperti bulan Ramdhan, Hari Idul Fitri, dan Hari Idhul Adha.
Tradisi padusan diyakini telah diwariskan secara turun temurun dari para leluhur. Namun memang tidak ada aturan baku tentang bagaimana harus melakukan proses padusan. Kendati demikian, masyarakat biasanya melaksanakan tradisi ini beramai-ramai di sumber mata air Cokro.
Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko setyawan S.E disela sela acara tradisi mengatakan, tradisi padusan merupakan agenda rutin yang digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh masyarakat bisa membersihkan diri agar mampu menjalani puasa dengan khidmat dan menjaga hati. sehingga bersih secara lahir dan batin.Pendim 0723/Klaten















