KERJASAMA TEAM SERGAB PETANI DI DESA BALAK KECAMATAN CAWAS KABUPATEN KLATEN

Klaten ( 1/3/ 2018)  pkl. 13.30 wib sampai dengan selesai bertempat di lahan Pertanian Dukuh Hadimulyo Desa Balak Kecamatan Cawas telah dilaksanakan Serap Gabah yang di hadiri -+ 50 orang.

Tampak hadir dalam kegiatan Serapan Gabah ( Sergab ) tersebut antara lain dari  Kementerian pertanian pusat, Dandim 0723/Klaten, Kepala Bulog  Surakarta, Kepala Dinas Pertanian Kab. Klaten, Muspika Kecamatan Cawas, Pasiterdim 0723/Klaten, Kepala PPL kec. Cawas dan para Anggotanya, Babinsa Koramil 20 Cawas, Kepala Desa beserta perangkat Desa, Para Gapoktan dan Anggota se desa Balak dan para petani  Desa Balak.
Kadar air padi milik petani di Dukuh Hadimulyo, Desa Balak Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten mencapai 19 persen. Kadar air sebesar 19 persen tersebut tergolong baik. Hasil ini diketahui setelah tim dari Kementrian Pertanian melihat hasil panen padi dan penyerapan hasil panen dari petani ke Bulog Sub Divre Wilayah Surakarta.

Tim Sergab ( Serapan Gabah ) dipimpin langsung oleh Kementrian pertanian pusat di dampingi Komandan Kodim 0723/Klaten melihat langsung Program Serapan Gabah Petani (sergap)  di Desa Balak Kecamatan Cawas Kab. klaten. Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Klaten mengambil sampel padi dari hasil panen dan dilakukan pengecekan kadar air dari padi yang sudah dipanen. Setelah dilakukan pengecekan, kadar air mencapai 19 persen sehingga tergolong baik.
“Diharapkan padi milik para petani yang sudah dipanen bisa terserap secara maksimal oleh Bulog sehingga mampu membantu serta mensukseskan progam pemerintah untuk swasembada beras. ungkap, Dandim 0723/ Klaten Letkol Inf Eko Setyawan.

Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan memberikan penekanan tujuan dari program Sergap agar gabah dari para petani bisa terserap secara optimal oleh Bulog sehingga Indonesia bisa swasembada pangan.
Sementara itu, Kepala Bulog Surakarta mengatakan, jika Bulog akan membeli gabah para petani yang sudah dijemur maupun gabah yang baru selesai dipanen dengan harga bervariasi. “Mulai dari Rp 3.700 per kilogram sampai dengan Rp 4.300 per kilogram  jelasnya.(Penramil 20/Cawas)