Klaten – Untuk menekan populasi hama tikus disawah, Koramil 22/Wonosari bersama PPL, perangkat desa Sidowarno, dan Gapoktan bersama-sama menggelar gropyokan tikus di area persawahan yang terletak di Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari, Rabu (03/01/2018).
Dengan menggunakan alat seperti, racun alpostran (mercon tikus), jala/jaring, cangkul, sabit, serta alat pemukul (kayu), para peserta gropyokan berburu tikus dari petak sawah satu ke petak sawah yang lainnya.
Sukarno, Kades Sidowarno, yang ikut andil dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa selama ini petani didesanya mengeluhkan adanya hama tikus yang menyerang tanaman padinya.
“ Berbagai upaya telah dilakukan, namun hasilnya tetap nihil. untuk itu kami minta bantuan TNI dari Koramil 22/Wonosari untuk melakukan gropyokan/pengendalian hama tikus. kami menilai cara seperti ini adalah cara yang paling efektif untuk menekan popolasi hama tikus di sawah,” jelasnya disela-sela pelaksanaan gropyokan tikus.
Pelda Samingun, Batuud Koramil 22/Wonosari yang memimpin jalannya kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan gropyokan tikus kali ini bertujuan untuk membantu kesulitan petani dalam menekan populasi hama tikus yang mulai menyerang tanaman mereka.
Beliau menambahkan bahwa “Kegiatan seperti ini, akan kita gelar secara berkesinambungan, agar hasil panen dapat melimpah sehingga program swasembada pengan yang dicanangkan pemerintah dapat terwujud.” Pendim 0723/klaten














