Diharapakan dengan adanya kerja sama para Babinsa dan dinas kesehatan juga masyarakat dalam pemantauan perkembangan nyamuk Demam berdarah diwilayah ini dapat mengurangi penderita Demam Berdarah diwilayah Klaten kecamatan Jatinom pada umumnya.Pendim 0723/Klaten
KETIKA BABINSA KORAMIL 05/JATINOM KODIM0723/KLATEN DOOR TO DOOR PERIKSA JENTIK NYAMUK
KLATEN.Babinsa Koramil 05/Jatinom Kodim 0723/Klaten Desa Jatinom Serma Maryono dan Babinsa desa Mranggen Kopda Sidik mendampingi tim monitoring jentik jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah (DB) di desa Jatinom dan desa Mranggen. Jumat (19/1/18)
Kegiatan tersebut dihadiri Sekcam Jatinom,Puskesmas Jatinom dan Puskesmas Kayumas Serta UPTD Kecamatan Jatinom dari hasil monitoring jentik nyamuk masih di temukan jentik nyamuk di rumah bapak Ngatimin dukuh karang anyar RT 41/15 desa Mranggen, Kecamatan Jatinom.
Dalam kesempatan tersebut Babinsa dan Tim Monitoring menghimbau kepada warga agar selalu melakukan pengawasa dan pemantauan jentik di wilayahnya minimal di lingkungan rumahnya sendiri dengan tehnik 3M yaitu Menutup, adalah memberi tutup yang rapat pada tempat penampung air seperti bak mandi, kendi, toren air, botol air minum dan lain sebagainya. Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti kolam renang, bak mandi, ember air, tempat air minum, dan lain-lain. Mengubur, adalah memendam di dalam tanah untuk sampah atau benda yang tidak berguna yang memiliki potensi untuk sarang temapat bertelur nyamuk Deman berdarah.















