Pam Wayang Kulit Desa Duwet Wonosari
Klaten (16/10/17). Anggota Ramil 22/Wonosari dan Babinsa Desa Duwet Sertu Joko SM melaksanakan pengamanan pagelaran wayang kulit dalam rangka bersih Desa, dengan Dalang Ki Gombloh dengan Cerita Wahyu Golek Kencono. Kegiatan bersih Desa dilaksanakan setiap tahun.  Kegiatan tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Wonosari, Kades Duwet beserta perangkat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitarnya jumlah 350 orang.

Makna Bersih Desa adanya rasa takwa dan hormat terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ini dapat dilihat adanya kegiatan doa bersama dalam kenduri, adanya perilaku rasa penghormatan terhadap orang yang lebih tua atau yang lebih dulu ada. Ini memberikan suatu tauladan bahwa yang muda sudah sewajarnya memberi hormat kepada yang lebih tua. Bagaimanapun orang yang lebih tua itu sebagai panutan, adanya rasa kebersamaan persatuan, gotong-royong berarti menghilangkan individualisme dan egoistis. Ini dapat kita lihat dalam kerja sama dalam melaksanakan keberhasilan kenduri bersama, adanya sikap perilaku kemanusiaan ini bisa kita lihat dengan cara membagi sedekah/makanan kepada fakir miskin/peminta-minta waktu kenduri bersama, mengajarkan tentang kesehatan, kebersihan dan keindahan yang bisa kita lihat adanya pelaksanaan kebersihan kuburan, jalan-jalan sepi dan lain-lain, sehingga akan membuat keindahan di samping kesehatan, mengajarkan tentang kehidupan yang teratur, penghematan dan pemanfaatan. Penyimpangan hasil panen padi ke dalam lumbung dengan maksud agar para petani tidak mengalami kekurangan, sehingga akan tercapai pengaturan ekonomi yang baik.  Pendim 0723/Klaten


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *