DAMPAK-DAMPAK POSITIF TELAH TERPATRI DI DESA PANGGANG PASCA TMMD REG 96 KODIM KLATEN


GOTONG ROYONG :
Di setiap kegiatan fisik TMMD Kodim 0723/Klaten di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, selalu dilakukan secara gotong royong antara warga dan prajurit Satgas TMMD.

Jika mengikuti dan menganalisa tahap demi tahap  sejak  pra -TMMD,  pelaksanaan hingga penutupan TMMD  Reguler ke-  96  Kodim 0723/Klaten, tampakya efek “bola salju” beraura  positif telah meggenlinding di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupate Klaten.  Mulai dari  tumbuhnya semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat desa setempat, juga   pola hidup  sehat dengan jambanisasi, kepemilikan rumah layak huni, termasuk meningkatnya tingkat kerukunan beragama.

Tanpa mengenyampingkan  dari tujuan utama TMMD yang diantaranya untuk lebih meningkatkan kualitas kebersamaan dan kemanunggalan  antara TNI dan masyarakat, mendorong pembangunan di sebuah pedesaan melalui kegiatan fisik maupun non fisik, ada yang patut dicermati bahwa ternyata ada penghematan yang cukup signifikan  dari sebuah proyek yang dikerjakan dengan sistem  pemborong dibanding dengan dikerjakan melalui TMMD. Ini tampaknya ke depan perlu dikaji lebih detail untuk menciptakan sebuah rumusan kebijakan.

Seperti dipaparkan Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf. Bayu Jagat,  dari perhitungan pelaksanaan proyek fisik di Desa Panggang,  ada penghematan   biaya yang nilainya mencapai Rp 170 juta dibandingkan jika proyek tersebut dikerjakan oleh pemborong. Rinciannya, dari semua proyek fisik di TMMD Kodim Klaten,  bahwa sumber dananya adalah  dukungan anggaran  APBD Provinsi  sebesar  Rp 260.000.000, dan  APBD Kabupaten sebesar  Rp.   95.100.000,  swadaya masyarakat diperhitungkan  Rp   20.000.000, sehingga jumlah totalnya  Rp. 375.100.000,-
 Sementara itu, lanjut Dandim Bayu jagat,  jika proyek tersebut dikerjakan  Pemborong,  rincian perhitungannya,  sewa Molen  Rp 200.000,- X 30 hari  (Rp 6.000.000),  pembayaran tukang Rp 100.000 X 30 Hari  X  70 orang  ( Rp 189.000.000 ),  pembantu  tukang   Rp 80.000,-X 30 Hari  X  150 orang  ( Rp. 360.000.000 ) – sehingga  jumlah  total Rp. 546.000.000.
Dari perhitungan tersebut,  maka  perbandingan nilai proyek bila diborongkan akan menghabiskan biaya Rp.  546.000.000, sementara  jika  dikerjakan dengan Program TMMD akan menghabiskan biaya  Rp  375.100.000, sehingga  ada  penghematan biaya  sejumlah  Rp  170.900.000. Sebuah angka yang cukup signifikan, dan misal saja di tiap-tiap Kodim se -Indonesia yang di tahun 2016 ini ditunjuk untuk melaksanakan TMMD Reguler, juga terjadi penghematan dana minimal mendekati  dengan apa yang terjadi di Kodim Klaten,  berapa penghematan biaya pelaksanaan  pembangunan proyek melalui program TMMD di setiap tahunnya.

Sebagai catatan, di wilayah Kodam IV Diponegoro saja, di tahun 2016 ini ada empat Kodim yang mendapat “sampur”  melaksanakan TMMD Reguler tersebut. Masing-masing Kodim 0712 Tegal, Kodim Kebumen, Kodim 0716 Demak dan Kodim 0723/Klaten. Kualitas Kebersamaan Salah satu rumah warga yang dibangun TNI di TMMD Sementara dari sisi pembiayaan terjadi penghematan dana, yang perlu dicermati adalah sejauh mana efek dampak positif membekas dan terpatri ditengah-tengah masyarakat Desa

Panggang (desa sasaran TMMD Kodim Klaten),  pasca TMMD.
Untuk mengevaluasi persoalan ini tentu perlu melihat jenis proyek atau sasaran fisik di TMMD Kodim Klaten. Dari pemaparan Dandim Klaten, Letkol Inf Bayu Jagat,  ada sejumlah sasaran fisik di TMMD Reguler komandonya, yakni  betonisasi  jalan  sepanjang   1.596 Meter,  L 3 Meter,  dan ketebalannya   0,1 Meter  (Selesai 100 %)
Selain itu, juga dilakukan  rehab rumah sebanyak  10 Unit  (selesai  100 %),  pembuatan jamban keluarga sebanyak  8 unit ( Selesai  100 %),  rRehab Rumah Ibadah  1 Unit  (Selesai  100 %).  Dari sasaran fisik itu ternyata  ada  over prestasi, yakni  berupa  betonisasi Jalan dengan  panjang  180 Meter, Lebar  3 Meter , dengan ketebalan   0.1 Meter (selesai 100 % )

Over prestasi  fisik lainnya, ungkap Dandim Bayu Jagat,  adalah  pembuatan 2 gorong- gorong  sepanjang   9 Meter,  Lebar  1 Meter,  rehab R umah Tidak Layak Huni (RTLH) 1 unit dan pembuatan jamban di rumah warga sebanyak  4 Unit.
Dari gambaran sasaran fisik tersebut, bisa diketahui sejauh mana manfaatnya bagi masyarakat. Misalnya,  di betonisasi jalan akan meningkatkan  perekonomian warga masyarakat desa setempat, disamping  jalan tersebut praktis bisa  membuka  akses  jalur evakuasi baru di desa Panggang  apabila terjadi bencana alam Gunung Merapi.
Sedangkan  di sasaran fisik rehab RLTH tentu  akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Panggang, sementara pembuatan jamban selain meningkatkan kesejahteraan juga menciptakan pola hidup sehat bagi warga setempat. Satu lagi dampak positif yang terpatri pada masyarakat di Desa Panggang adalah, tumbuhnya  semangat kegotong royongan di tengah-tengah masyarakat yang oleh sejumlah tokoh masyarakat dirasakan sudah mulai pudar.
Meningkatnya semangat kegotongroyongan sekaligus dalam rangka menjaga  kesatuan dan Persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, akibat semua proyek fisik di TMMD Kodim Klaten dikerjakan bersama- sama antara prajurit  TNI bersama warga masyarakat .  Belum dintunjang, bahwa selama pelaksanaan TMMD , prajurit Satgas TMMD tinggal di rumah- rumah warga, sehingga rasa kebersamaan, saudara sepenanggungan  muncul dengan sendirinya.
Mengenai dampak positif  dari pelaksaan TMMD Kodim Klaten tersebut juga tidak ditampik oleh Kades Panggang, Kecamatan Kemalang, Nandang Nuryanto. Bahwa  pasca penutupan TMMMD, 1 juni 2016 lalu, kini dampak positif benar-benar tampak di tengah-tengah masyarakat Panggang.
‘’Saya cuma berharap, semua dampak positif ini tidak cepat pudar. Satu-satunya jalan, pengawasan, bimbingan dari atasan sangat diperlukan baik dari jajaran Kodim Klaten maupun Pemkab Klaten,’’  Kades Nandang Nuryanto. Belum lagi , melalui proyek non fisik  tentu akan menambah wawasan, pengetahun bagi warga Desa Panggang. Dikemukakan Dandim Bayu Jagat,  ada sejumlah sasaran kegiatan  non fisik berupa penyuluhan dan bhakti sosial. Untuk penyuluhan yang dilaksanakan, diantaranya  penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, penyuluhan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba. Juga penyuluhan Desk Anti Teror, penyuluhan Kesejahteraan Masyarakat,  penanggulangan Bencana Alam,  Pertanian dan Perikanan,  KB  Kesehatan dan pengobatan gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *