Hubungan Intim Bawah Umur Rentan Kanker Servik , Ini Alasannya


Klaten – Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian ginekologis di Indonesia. Di dunia, setiap 2 menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Di Asia pasifik, setiap 4 menit wanita meninggal karena kanker sementara di Indonesia, setiap satu jam wanita meninggal karena kanker .
“ Kanker servik ini termasuk satu dari 10 jenis kanker yang terjadi pada wanita, penyebabnya adalah virus HPV”,kata Direktur Rumah Sakit Cakra HUsada Klaten dr Netty Herawati Sp.Og saat memberikan penyuluhan dihadapan puluhan Kader PKK Desa Panggang Kemalang, Kamis (19/5).
Dijelaskan salah satu resiko minor dari penyakit ini yakni mereka yang melakukan hubungan intim atau menikah diusia muda kurang dari 20 tahun. Hal ini berkaitan dengan kematangan sel-sel mukosa yang terdapat dalam seliput kulit bagian rongga tubuh.
“ Umumnya sel-sel mukosa baru matang setelah wanita tersebut berusia 20 tahun keatas, jadi wanita yang melakukan hubungan sex diabawah 20 tahun sangat rawan terkena kanker serviks, ini yang harus kita waspadai “,jelasnya.
Resiko lainnya yang menyebabkan seorang wanita terserang penyakit ini karena hiegene dan sanitasi genital buruk , mitra seksual multipel trpapar IMS (Infeksi Menular Seksual) , wanita perokok , Merokok penurunan kekebalan tubuh , pap smear yg sebelumnya abnormal dan defisiensi vitamin A/C/E. Penyakit ini ditandai dengan gejala awal diantaranya, perdarahan vagina abnormal Perdarahan kontak Keputihan vagina abnormal Gangguan kencing Gangguan BAB Nyeri perut yang menyebar .
“ Keputihan juga merupakan satu gejala awal yang perlu diwaspadai, tidak ada salahnya jika dikonsultasikan dengan dokter kandungan sebagai langkah deteksi awal”, paparnya.
Terkait Kepala Desa Panggang Nandang Nuryanto mengatakan penjelasan tentang bahaya kanker servik ini sangat dirasakan manfaatnya bagi para wanita di desanya.
“ Sejauh ini warga tidak banyak mendapatkan penjelasan tentang hal ini, dengan demikian mereka dapat melakukan pencegahan sejak awal , kita mengapresiasi kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan Rumah Sakit Cakra Husada Klaten dalam rangka menyemarakkan TMMD kali ini”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *